Sistem saluran air (drainase) terbuka di ruas Jalan Raya Puncak, Cipanas, Kampung Ciguntur, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, kembali memakan korban untuk kali ketiganya.
Kali ini, pemudik motor yang merupakan pasangan suami-istri (pasutri) asal Kabupaten Sumedang tewas terseret banjir luapan drainase terbuka di kawasan itu.
Jasad keduanya ditemukan berjarak sekitar 20 dan 35 kilometer dari lokasi kejadian, tepatnya di perairan Waduk Cirata, Kampung/Desa Kamurang, Kecamatan Cikalongkulon.
Seorang warga setempat, Iwan Rizwan (40), mengatakan luapan air yang menerjang ke badan jalan nasional menuju kawasan wisata Puncak, Cipanas, itu kerap terjadi setiap hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Meluapnya air hingga ke badan jalan, kata Iwan, akibat tidak berfungsinya saluran air atau drainase yang ada di kiri jalan karena tertutup beton bangunan milik warga.
“Kondisinya (air) pasti meluap ke badan jalan, karena untuk drainase di bagian kiri jalan sudah tidak berfungsi karena tertutup beton bangunan warga. Sementara, drainase di kanan jalan berfungsi, namun sangat berbahaya karena kondisinya terbuka tanpa penutup,” kata Iwan kepada kumparan, Senin (30/3).
Kondisi drainase yang terbuka, lanjut Iwan, telah kali ketiga memakan korban terseret arus hingga masuk ke aliran Sungai Ciguntur.
“Sekitar tahun 2017 korbannya ibu dan anak, kejadiannya persis sepekan setelah Lebaran. Kejadian yang kedua saya lupa tahun berapa, tapi saat itu tidak sampai tewas. Dan yang terakhir ini, kemarin korbannya pasangan pemudik motor yang merupakan pasangan suami istri asal Sumedang,” jelasnya.
Iwan mendesak pemerintah yang berwenang terkait pengelolaan jalan nasional dan kabupaten agar segera bertindak melakukan upaya perbaikan drainase yang tertutup bangunan warga serta drainase terbuka agar tidak lagi terjadi peristiwa serupa.
“Drainase terbuka itu kedalamannya sekitar 1 meter dengan lebar 1,2 meter, kondisinya terbuka tanpa penutup dan setiap hujan deras debit airnya penuh hingga meluap ke badan jalan,” ujarnya.
Sebelumnya, pemudik motor yang merupakan pasangan suami istri asal Kabupaten Sumedang tewas terseret banjir yang meluap akibat buruknya drainase hingga masuk ke drainase terbuka di Jalan Raya Puncak, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, Minggu malam (29/3).





