Bisnis.com, JAKARTA — Emiten Grup Djarum PT Global Digital Niaga Tbk. (BELI) atau Blibli mencatatkan pendapatan sebesar Rp22,36 triliun sepanjang tahun 2025. Pendapatan ini naik 33,77% secara tahunan dari sebelumnya sebesar Rp16,71 triliun.
Dikutip dari laporan keuangan, Senin (30/3/2026), Blibli mengalami kenaikan pendapatan institusi pihak ketiga sebesar Rp9,02 triliun, pendapatan ritel online sebesar Rp8,67 triliun, dan toko fisik sebesar Rp7,59 triliun. Pendapatan itu dikurangi oleh diskon dan promosi langsung sebesar Rp3,17 triliun.
Naiknya pendapatan ini juga didorong oleh kenaikan beban pokok pendapatan sebesar Rp18,4 triliun pada 2025, naik 37,52% secara tahunan dari Rp13,41 triliun. Alhasil, laba bruto BELI naik menjadi Rp3,9 triliun, naik dari Rp3,29 triliun. Laba bruto ini meningkat 18,53% secara tahunan.
Baca Juga
- Erajaya (ERAA) Raup Pendapatan Rp76,6 Triliun, Laba Bersih Tumbuh 15,8% pada 2025
- Kontraktor Tambang DOID Raih Pendapatan Rp24,75 Triliun pada 2025
- Perang Iran Buat Harga Tiket Pesawat Melonjak Tinggi di Asia dan Eropa
Meski demikian setelah dikurangi biaya, perusahaan mengalami rugi bersih menjadi Rp2,35 triliun sepanjang tahun 2025. Turun dari sebelumnya sebesar Rp2,56 triliun pada 2024.
Total aset BELI sepanjang tahun 2025 sebesar Rp17,8 triliun, naik dari tahun 2024 sebesar Rp16,16 triliun.
Kemudian total liabilitas BELI meningkat menjadi Rp8,34 triliun, naik dari sebelumnya sebesar Rp6,34 triliun. Adapun total ekuitas BELI naik menjadi Rp17,8 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp16,16 triliun.





