CFD di Jembatan Ampera Palembang Dimulai 12 April

metrotvnews.com
20 jam lalu
Cover Berita

Palembang: Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan, mulai menerapkan kebijakan Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day (CFD) di kawasan ikonik Jembatan Ampera mulai 12 April 2026.

Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Setda Kota Palembang Isnaini Madani mengatakan kebijakan ini diambil sebagai strategi untuk memacu kunjungan wisatawan ke Ibu Kota Provinsi Sumatra Selatan tersebut.

Ia menjelaskan CFD tersebut akan berlangsung setiap akhir pekan mulai pukul 05.30-09.00 WIB. Sebagai langkah awal, pihak pemerintah kota akan melaksanakan uji coba terlebih dahulu.

"Tanggal 5 April 2026 akan kita mulai uji coba sebelum peluncuran resmi (launching) pada 12 April 2026," ujar Isnaini seperti dilansir Antara, Senin, 30 Maret 2026.

Ia menambahkan kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif dan pemberdayaan pelaku usaha mikro di Kota Palembang. Sebelumnya, Penjabat (Pj) Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyebutkan pelaksanaan CFD telah dikoordinasikan dengan berbagai pihak terkait, termasuk unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
 

Baca Juga :

Penumpang LRT Sumsel Capai 213 Ribu Orang Selama Angkutan Lebaran


Dewa menjelaskan rute CFD direncanakan dimulai dari kawasan Jembatan Jakabaring, tepatnya di depan Masjid Al-Fathul Akbar, hingga mencapai Simpang Charitas. Jalur tersebut akan diberlakukan dua arah dengan titik awal dan akhir yang sama.

"Rutenya mulai dari depan Masjid Al-Fathul Akbar Jakabaring hingga finis di Simpang Charitas, begitu pun sebaliknya," jelas Dewa.

Dalam pelaksanaannya, area CFD akan dibagi menjadi dua zona utama. Zona pertama diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin berolahraga seperti lari atau aktivitas fisik lainnya.


Ilustrasi Hari Bebas Kendaraan Bermotor. Antara Foto

Sementara itu, zona kedua akan difokuskan untuk pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk memasarkan produk lokal.

"Ruang pertama khusus untuk warga yang hobi olahraga lari, sedangkan ruang kedua untuk pemberdayaan UMKM," tambahnya.

Pemerintah kota berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana olahraga bagi warga, tetapi juga mampu mengurangi polusi udara di pusat kota serta mendukung penguatan ekonomi kerakyatan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bintang Film Dewasa, Seth Peterson Meninggal di Usia 28 Tahun Bikin Tunangan Hancur
• 2 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Gempa M7,3 Guncang Vanuatu, Tidak Berpotensi Tsunami
• 22 jam laluokezone.com
thumb
Menlu Jawab Usulan untuk Tarik Pasukan TNI dari Lebanon
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Banyumas Rawan Bencana, dari Erupsi Hingga Kebakaran
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kasus Haji, KPK Duga Gus Alex Terima USD 30 Ribu-Dirjen PHU Kemenag USD 5.000
• 20 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.