Kawal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Segera Pangil Pihak TNI

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menjadwalkan pemanggilan terhadap pihak TNI dalam waktu dekat.

Langkah ini diambil untuk melengkapi fakta-fakta terkait kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis KontraS, Andrie Yunus, pada Kamis (12/3) lalu.

BACA JUGA: Anggotanya Terlibat Kasus Penyiraman Air Keras, KaBAIS Mundur, Legislator Bilang Hal Ini

"Kami akan terus mengawal kasus ini dan dalam waktu dekat kami akan memanggil pihak TNI," ucapnya dalam wawancara cegat di Gedung Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Jakarta, Senin.

Saurlin menyampaikan permintaan keterangan ke sejumlah pihak, termasuk TNI, diperlukan Komnas HAM untuk merumuskan rekomendasi terhadap kasus tersebut.

BACA JUGA: Buntut Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Mabes TNI Serahkan Jabatan KaBais Hari Ini

Dalam pemanggilan tersebut, ujar dia, Komnas HAM sedang menyiapkan sejumlah pertanyaan terkait keterlibatan personel TNI dalam kasus tersebut.

"Kami akan fokus pada pertanyaan-pertanyaan yang sudah kami rancang untuk pihak TNI," ujarnya.

BACA JUGA: Muncul Desakan Bentuk TGPF, TNI Ungkap Progres Kasus Penyiraman Air Keras

Menurut Saurlin, batas akhir waktu dalam pengusutan kasus penyiraman air keras kepada Andrie Yunus segera rampung dan Komnas HAM akan memanggil para ahli serta korban untuk dimintai keterangan.

"Saya kira tidak lama, tidak banyak. Pihak yang mau kita tanya juga tidak banyak lagi. Pihak TNI, lalu ahli, dan mungkin beberapa korban atau saksi korban misalnya," ungkapnya.

Sebelumnya, Komnas HAM juga telah meminta keterangan kepada Polda Metro Jaya selama tiga jam. Keterangan disampaikan Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya dan dihadiri sejumlah jajaran kepolisian.

Komnas HAM, kata Saurlin memberikan 15 pertanyaan dengan sembilan pertanyaan tertulis kepada Polda Metro Jaya.

"Ada sekitar sembilan yang tertulis, tapi di luar yang tertulis banyak juga kita tanya. Makanya kurang lebih tiga jam kami," tuturnya.(antara/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Periode "Drawndown" IHSG dari Peristiwa Dot-com Bust 2000 hingga Perang AS-Iran 2026
• 14 jam lalubisnis.com
thumb
Kalender Bulan April 2026 Lengkap Tanggal Merah, Banjir Long Wekeend?
• 15 jam laludisway.id
thumb
John Herdman Sandingkan Atmosfer Stadion GBK dengan Old Trafford
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Komisi II DPR RI: RUU Perampasan Aset Instrumen Kontrol Aparat
• 7 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Prakiraan Cuaca Sulsel Hari Ini 30 Maret 2026: Makassar Hujan Ringan Siang dan Sore, Cek Daerah Lainnya
• 20 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.