TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Mobil Mercedes-Benz (Mercy) menabrak Mitsubishi Xpander di Jalan Sutera Utama, Serpong Utara, Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (30/3/2026).
Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 07.50 WIB itu diduga dipicu pengemudi Mercedes-Benz yang hilang kendali hingga masuk ke jalur berlawanan.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani mengatakan, peristiwa bermula saat Mercedes-Benz yang dikemudikan WK(53) melaju dari arah Living World menuju Cluster Sutera Delima.
Baca juga: Angin Puting Beliung Terjang Kelapa Dua Tangerang, Pohon Tumbang dan Atap Stadion Rusak
"Setibanya di dekat Cluster Buana, Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, diduga karena kurang berkonsentrasi saat mengemudi sehingga hilang kendali dan masuk jalur berlawanan," ujar Ojo dalam keterangannya, Senin.
Sementara itu, dari arah berlawanan, melaju Mitsubishi Xpander yang dikemudikan oleh NZH(25).
Namun, saat di lokasi kejadian, tabrakan terjadi dan membuat dua kendaraan rusak.
"Kedua kendaraan mengalami kerusakan berat dan diduga pengemudi mobil Mitsubishi Xpander mengalami luka ringan di bagian tangan kanan," ucap dia.
Sebelumnya, video kecelakaan tersebut diunggah oleh akun Instagram @seputartangsel. Dalam video itu, terlihat kedua mobil berada cukup berjauhan, sekitar 50 meter setelah kecelakaan terjadi.
Kondisi bagian depan kedua kendaraan tampak ringsek akibat benturan. Bahkan, ban depan sebelah kanan kedua mobil itu terlepas.
Seorang warga setempat, Manih (55) mengatakan, saat kecelakaan berlangsung, terdengar suara benturan mobil cukup keras hingga terdengar seperti ledakan.
"Lagi nunduk nyapu, tiba-tiba ada suara keras banget kayak petasan meledak. Saya kaget," ujar Manih saat ditemui Kompas.com di lokasi, Senin.
Baca juga: Korban Penyiraman Air Keras di Bekasi Diduga Sudah Diincar, Aksi Pelaku Terekam CCTV
Setelah mendengar suara tersebut, Manih mencari tahu sumbernya dan mendapati dua kendaraan terlibat kecelakaan.
Mobil Mitsubishi Xpander kehilangan kendali hingga terguling di badan jalan.
Manih menduga salah satu kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi sebelum tabrakan terjadi.
Meski kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah, tidak ada korban jiwa maupun luka serius dalam kejadian tersebut.
"Enggak ada yang luka kayaknya. Warga banyak yang nolongin juga," jelas dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



