Mengintip Makam Paling Berbahaya di Dunia, Kisah Nyata Korban Ledakan Nuklir yang Bikin Merinding

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

AS, VIVA – Di tengah ketenangan Arlington National Cemetery di Virginia, AS, terdapat satu makam yang menyimpan kisah kelam sekaligus misterius. Makam tersebut milik seorang prajurit muda Angkatan Darat Amerika Serikat, Richard Leroy McKinley.

Berbeda dengan ratusan makam lain di sana, lokasi peristirahatan terakhir McKinley disebut-sebut bukan hanya tempat mengenang, melainkan juga area yang diperlakukan dengan sangat hati-hati. Bahkan, beredar instruksi tidak resmi yang menyebutkan bahwa makam ini tidak boleh dipindahkan dalam kondisi apa pun. Lalu, apa yang sebenarnya terjadi? Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

Baca Juga :
Lima RT, Tiga Ruas Jalan dan Makam di Jakarta Terendam Banjir Akibat Hujan Sejak Sabtu
Ziarah Makam hingga Groundbreaking Museum Marsinah, Kapolri: Mengenang Pahlawan Nasional Buruh

Tragedi Nuklir yang Terlupakan

Kisah ini bermula pada era Perang Dingin, saat teknologi nuklir berkembang pesat di Amerika Serikat. Richard Leroy McKinley bertugas di sebuah fasilitas uji coba reaktor nuklir di Idaho.

Ia menjadi bagian dari tim kecil yang mengoperasikan Stationary Low-Power Reactor Number One (SL-1)—sebuah reaktor eksperimental yang digunakan untuk penelitian. Namun, pada malam 3 Januari 1961, sebuah prosedur pemeliharaan berubah menjadi bencana.

Ledakan Dahsyat dalam Sekejap

Saat proses perawatan, sebuah batang kendali (control rod)—komponen penting untuk mengatur reaksi nuklir—ditarik melebihi batas aman. Akibatnya, reaktor menjadi tidak stabil dan meledak hebat.

Dalam waktu hanya 0,01 detik, energi sebesar 20.000 megawatt dilepaskan. Ledakan itu menghancurkan fasilitas dan menewaskan tiga orang di lokasi, termasuk McKinley. Namun, tragedi tidak berhenti di situ.

Radiasi yang Masih “Hidup”

Tim penyelamat menemukan bahwa tubuh para korban terpapar radiasi dalam tingkat yang sangat tinggi. Jenazah mereka terkontaminasi isotop radioaktif berbahaya, membuat proses evakuasi menjadi sangat sulit.

Kondisi McKinley disebut sebagai yang paling parah. Tingkat radiasinya begitu tinggi hingga proses pemakamannya dianggap berisiko.

Pemakaman dengan Prosedur Khusus

Karena itu, pemakaman McKinley dilakukan dengan protokol ketat:

  • Jenazah dimasukkan ke dalam peti khusus
  • Peti tersebut dirancang untuk menahan radiasi
  • Kemudian ditempatkan dalam vault logam tertutup rapat

Langkah ini dilakukan untuk memastikan partikel radioaktif tidak mencemari lingkungan sekitar.

Misteri yang Tak Terlihat

Menariknya, hingga kini makam tersebut tidak memiliki tanda peringatan khusus. Tidak ada pagar atau larangan mencolok bagi pengunjung. Banyak orang melewatinya tanpa sadar bahwa mereka sedang berada di dekat salah satu situs paling unik dalam sejarah kecelakaan nuklir Amerika.

Baca Juga :
Diduga Tewas karena Bullying, Makam Pelajar Mts di Brebes Dibongkar untuk Diautopsi
Viral Video Jenazah Terlihat Keluar dari Makam Usai Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh
Relokasi Penghuni TPU Menteng Pulo ke Rusun, Jakarta Bisa Sediakan 1.300 Petak Makam Baru

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pakuwon (PWON) Bukukan Laba Rp2,76 Triliun di 2025, Ditopang Recurring Income
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
IHSG Terbakar Awal Pekan Sempat Tinggalkan Level 7.000-an Tersengat Harga Minyak
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Pramono Soal PP Tunas: Pemprov DKI Segera Bikin Aturan Turunan
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Gugur Akibat Serangan Israel, Jasad Praka Farizal Disemayamkan di East Sector Headquaters
• 12 jam laluokezone.com
thumb
Puja-Puji untuk John Herdman Jelang Timnas Indonesia Vs Bulgaria di FIFA Series 2026: Bisa Ambil Hati Pemain Diaspora dan Lokal
• 18 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.