tvOnenews.com - Kabar gembira datang untuk Jawa Barat. Gubernur Dedi Mulyadi meminta warga untuk bersiap menyambut program renovasi rumah dalam skala besar. Tak tanggung-tanggung, puluhan ribu rumah tidak layak huni akan segera diperbaiki dalam waktu dekat.
Program ini menjadi angin segar bagi masyarakat kecil, khususnya mereka yang selama ini kesulitan mendapatkan akses bantuan perumahan.
Dedi Mulyadi menegaskan, kali ini sistemnya dibuat lebih terbuka agar bisa dijangkau langsung oleh warga tanpa harus memiliki akses politik atau kedekatan dengan pemerintah.
Dalam unggahan Instagram terbarunya, Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Ia bahkan turun langsung membahas rencana ini bersama Menteri PKP, Maruarar Sirait atau yang akrab disapa Menteri Ara.
Dedi Mulyadi mengatakan, “Ini kita lagi sama Pak Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, PKP. Jadi ada dua hal penting jadi pembicaraan saat ini.”
Ia menjelaskan, program ini akan dimulai dari Jawa Barat sebagai percontohan nasional. Selama ini, menurutnya, banyak warga yang kesulitan mendapatkan bantuan rumah tidak layak huni karena keterbatasan akses.
“Yang pertama, ini kita mulai dari Jawa Barat, Kementerian PKP bekerja sama dengan Pemprov Jabar. Selama ini kan akses untuk mendapatkan bantuan rumah tidak layak huni itu sulit kalau tidak punya akses ke pemerintah, nah kemudian tidak punya akses politik. Nah sekarang ini di Jawa Barat dulu akan mempelopori dengan Pak Menteri adalah warga bisa mengakses langsung melalui perorangan mendaftarkan rumah tidak layak huni, untuk menjadi bagian dari rencana pembangunan perumahan, betul enggak Pak Menteri?” ujar Dedi Mulyadi.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Ara memberikan dukungan penuh terhadap terobosan yang diinisiasi Dedi Mulyadi.
“Itu terobosan yang luar biasa, memberikan akses kepada rakyat seluas-luasnya, selama mengikuti aturan,” kata Menteri Ara.
Lebih lanjut, Dedi Mulyadi menjelaskan syarat utama bagi warga yang ingin mendapatkan bantuan renovasi rumah. Ia menekankan bahwa program ini ditujukan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.



