Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mengatakan bahwa saat ini stok bahan bakar minyak (BBM) masih aman karena pemerintah punya cara-cara baru, termasuk sumber-sumber minyak baru.
"Jadi, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia tetap tenang bahwa tidak ada kenaikan dan stok kita sangat-sangat aman," kata Andre di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu.
Selain itu, dia mengatakan saat ini kapal-kapal tanker pengangkut minyak untuk Indonesia sedang dalam proses untuk bisa melintasi Selat Hormuz di perairan teluk di Timur Tengah.
Sebab, kata dia, Indonesia termasuk negara-negara yang akan masuk ke dalam Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).
"Jad,i tidak ada masalah tinggal soal proses administrasinya saja," kata dia.
Untuk itu, dia pun memastikan bakal terus berkoordinasi dengan PT Pertamina (Persero) untuk menjamin distribusi dan ketersediaan BBM untuk dikonsumsi masyarakat.
"Yang pasti kita apresiasi dan mendukung langkah pemerintah Presiden Prabowo soal tidak ada kenaikan BBM. Itu yang paling penting dulu," katanya.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan bahwa pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun non-subsidi tidak mengalami kenaikan.
Melalui keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa (31/3) Prasetyo mengatakan keputusan tersebut diambil setelah pemerintah melakukan koordinasi bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta PT Pertamina, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto
"Bapak Presiden selalu mengedepankan kepentingan rakyat dan kepentingan masyarakat di dalam mengambil sebuah keputusan. Oleh karena itulah Pertamina menyatakan bahwa Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga baik untuk BBM subsidi maupun BBM non subsidi," kata Prasetyo.
Baca juga: Komisi VI DPR: BBM tak naik bukti Prabowo siap hadapi dinamika global
Baca juga: Pemerintah utamakan kepentingan rakyat di tengah gejolak energi global
Baca juga: Anggota DPR: Harga BBM tak naik bentuk keberpihakan pada rakyat
"Jadi, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia tetap tenang bahwa tidak ada kenaikan dan stok kita sangat-sangat aman," kata Andre di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu.
Selain itu, dia mengatakan saat ini kapal-kapal tanker pengangkut minyak untuk Indonesia sedang dalam proses untuk bisa melintasi Selat Hormuz di perairan teluk di Timur Tengah.
Sebab, kata dia, Indonesia termasuk negara-negara yang akan masuk ke dalam Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).
"Jad,i tidak ada masalah tinggal soal proses administrasinya saja," kata dia.
Untuk itu, dia pun memastikan bakal terus berkoordinasi dengan PT Pertamina (Persero) untuk menjamin distribusi dan ketersediaan BBM untuk dikonsumsi masyarakat.
"Yang pasti kita apresiasi dan mendukung langkah pemerintah Presiden Prabowo soal tidak ada kenaikan BBM. Itu yang paling penting dulu," katanya.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan bahwa pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun non-subsidi tidak mengalami kenaikan.
Melalui keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa (31/3) Prasetyo mengatakan keputusan tersebut diambil setelah pemerintah melakukan koordinasi bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta PT Pertamina, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto
"Bapak Presiden selalu mengedepankan kepentingan rakyat dan kepentingan masyarakat di dalam mengambil sebuah keputusan. Oleh karena itulah Pertamina menyatakan bahwa Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga baik untuk BBM subsidi maupun BBM non subsidi," kata Prasetyo.
Baca juga: Komisi VI DPR: BBM tak naik bukti Prabowo siap hadapi dinamika global
Baca juga: Pemerintah utamakan kepentingan rakyat di tengah gejolak energi global
Baca juga: Anggota DPR: Harga BBM tak naik bentuk keberpihakan pada rakyat





