Kecurigaan Mata-mata PKT Muncul Lagi! FBI Buka Kembali Kasus Lama, Anggota DPR California Kembali Terseret Skandal Kebocoran Informasi

erabaru.net
5 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia. Sebuah kasus lama yang sempat mereda—yang dikenal sebagai kasus “mata-mata cantik” Partai Komunis Tiongkok (PKT), Christine Fang—baru-baru ini kembali diangkat oleh Federal Bureau of Investigation (FBI). Perempuan asal Tiongkok yang diduga sebagai mata-mata ini diketahui memiliki hubungan dekat dengan anggota DPR dari California dari Partai Demokrat, Eric Swalwell, pada tahun 2014.

Seiring Swalwell masuk ke Komite Intelijen DPR AS, hubungan keduanya sempat memicu kekhawatiran keamanan. Kini, FBI meminta agar kasus lama ini ditinjau kembali dan dilaporkan ke pejabat tinggi di Washington. Swalwell sendiri dikenal sebagai salah satu pengkritik Presiden AS Donald Trump, dan saat ini tengah mengikuti pemilihan gubernur California. Publik kini menyoroti apakah kasus lama ini akan memicu gejolak baru.

Penyelidikan ini dapat ditelusuri lebih dari satu dekade lalu, ketika agen kontra intelijen FBI mulai menyelidiki Christine Fang. Ia diduga sebagai agen mata-mata PKT, dan disebut-sebut menjalin hubungan dekat dengan Eric Swalwell selama kampanye pemilihan ulangnya pada 2014, bahkan membantu penggalangan dana.

Pada tahun 2015, Swalwell menjadi anggota Komite Intelijen DPR AS. Dugaan identitas Fang sebagai mata-mata memicu kekhawatiran serius dari FBI, yang kemudian mulai mengambil langkah untuk menangkapnya.

Setelah mengetahui dirinya sedang diselidiki, Fang segera meninggalkan Amerika Serikat dan kembali ke Tiongkok. Sementara itu, Swalwell membantah adanya tindakan yang tidak pantas.

Selanjutnya, Komite Etik DPR AS pada tahun 2023 mengakhiri penyelidikan selama dua tahun terhadap keduanya tanpa mengambil tindakan apa pun.

Pada tahun yang sama, Ketua DPR AS saat itu, Kevin McCarthy, mencopot Swalwell dari Komite Intelijen DPR AS dengan alasan risiko keamanan.

Sumber yang mengetahui situasi tersebut mengungkapkan bahwa baru-baru ini puluhan agen FBI dan personel terkait di California diminta untuk kembali menyusun data lama tersebut, dengan harapan dapat segera menyelesaikan peninjauan. Atasan mereka juga menginstruksikan agar sebagian dokumen disunting untuk menyamarkan informasi sensitif, sebelum dibagikan kepada pejabat tinggi pemerintah di Washington.

Menurut laporan The Washington Post, juru bicara FBI menyatakan bahwa lembaga tersebut secara rutin meninjau dokumen untuk dibagikan kepada instansi lain, serta meninjau kembali penyelidikan yang dimulai pada pemerintahan sebelumnya.

Swalwell adalah anggota DPR AS dari Partai Demokrat di California dan dikenal sebagai pengkritik Presiden Trump di Kongres. Saat ini, ia aktif mencalonkan diri sebagai gubernur California.

Kandidat Demokrat lainnya, Tom Steyer, memiliki tingkat dukungan yang tidak jauh berbeda dengannya, dan menuduh Swalwell sebenarnya tidak tinggal di California. Sementara itu, pemerintahan Trump menuduhnya terlibat dalam penipuan kredit perumahan.

Laporan oleh koresponden NTD Television di Amerika Serikat, Liu Jiajia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Efisiensi Anggaran! MBG Dipangkas Jadi 5 Hari
• 21 jam lalumedcom.id
thumb
Jadwal Salat Bandung 1 April 2026
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Indeks Kepercayaan Industri Turun ke 51,86 di Maret 2026, Masih di Jalur Ekspansi
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Dukun di Bogor Palsukan Duit, Begini Cara Bedakan dengan yang Asli
• 24 menit laludetik.com
thumb
Dampak Perang Iran, Ekonom Ingatkan Ancaman Disrupsi Industri Lebih Berbahaya dari Kenaikan BBM
• 19 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.