Bisnis.com, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta melaporkan inflasi Jakarta secara bulanan pada Maret 2026 sebesar 0,51 persen.
Inflasi didominasi peningkatan indeks harga kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,46 persen.
"(Kelompok pengeluaran ini) memberikan andil inflasi sebesar 0,30 persen, disusul kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,15 persen dengan andil 0,06 persen," kata Kepala BPS DKI Jakarta Kadarmanto dilansir dari Antara.
Selain itu, terdapat pula kelompok transportasi dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang sama-sama memberikan andil inflasi sebesar 0,05 persen.
Di sisi lain, kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi bulanan pada Maret 2026 tercatat hanya dua, yaitu kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan dan kelompok kesehatan, yang masing-masing mengalami deflasi sebesar 0,12 persen dan 0,08 persen.
"Andil kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,01 persen, sementara andil kelompok kesehatan kurang dari 0,01 persen," ujar Kardarmanto.
Baca Juga
- Penyebab Inflasi Tahunan Maret 2026 Capai 3,48%: Efek Diskon Listrik hingga Harga Emas
- Tarif Angkutan Bus jadi Penyumbang Inflasi Lebaran 2026
- Inflasi Maret 2026 Turun walau Ada Ramadan dan Lebaran, Ini Data Lengkapnya
Sementara itu, dari sisi komoditas, penyumbang inflasi bulanan DKI Jakarta pada Maret 2026, yaitu daging ayam ras dengan andil mencapai 0,08 persen, kemudian bensin yang memberikan andil inflasi sebesar 0,06 persen, lalu diikuti angkutan antarkota dengan andil inflasi 0,04 persen.
Selanjutnya, beras turut memberikan andil inflasi sebesar 0,03 persen dan cabai merah memberikan andil inflasi sebesar 0,03 persen terhadap inflasi bulanan Jakarta pada Maret 2026.
Secara nasional, inflasi bulanan pada Maret 2026 sebesar 0,41 persen, dengan penyumbang utama, yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau, yang memberikan andil inflasi 0,32 persen.
Selain itu, komoditas penyumbang utama inflasi pada kelompok tersebut, yakni ikan segar, daging ayam ras, beras, telur ayam ras, cabai rawit, minyak goreng, dan daging sapi.





