HARIANFAJAR – Menjadi tua adalah kepastian, namun bagaimana kita menyikapinya ternyata berdampak besar bagi tubuh. Pernahkah Anda merasa sangat khawatir akan jatuh sakit atau kehilangan kemandirian saat usia lanjut nanti? Jika iya, sebaiknya mulailah untuk lebih rileks.
Sebuah studi terbaru dari NYU School of Global Public Health mengungkapkan temuan mengejutkan: Rasa takut berlebihan terhadap penuaan—terutama soal kesehatan—ternyata benar-benar bisa mempercepat jam biologis sel tubuh kita. Dengan kata lain, semakin Anda takut tua, tubuh Anda justru akan menua lebih cepat dari seharusnya.
Kecemasan yang Membekas di Darah
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Psychoneuroendocrinology ini melibatkan lebih dari 700 wanita. Para peneliti menggunakan teknologi canggih yang disebut “jam epigenetik” untuk mengukur penuaan biologis melalui sampel darah.
Hasilnya? Wanita yang memiliki tingkat kecemasan tinggi terhadap masa tua menunjukkan tanda-tanda penuaan seluler yang lebih cepat.
“Penelitian kami menunjukkan bahwa apa yang kita rasakan secara psikologis dapat menggerakkan ukuran objektif penuaan biologis,” ujar Mariana Rodrigues, mahasiswa PhD di NYU sekaligus penulis utama studi tersebut. “Kecemasan terkait penuaan bukan sekadar masalah mental, tapi meninggalkan jejak nyata pada tubuh dengan konsekuensi kesehatan yang serius,” ungkapnya dalam ulasan riset di sciencedaily, Maret 2026
Kenapa Wanita Lebih Rentan?
Di masyarakat kita, termasuk di Sulawesi Selatan, tekanan terhadap wanita paruh baya memang cukup besar. Selain tuntutan untuk tetap terlihat awet muda, wanita sering kali memikul peran ganda; menjaga anak sekaligus merawat orang tua yang mulai sakit-sakitan.
Melihat kondisi orang tua yang menurun sering kali memicu ketakutan: “Apakah nanti saya akan sakit seperti itu juga?” Kekhawatiran inilah yang menurut peneliti paling kuat memicu penuaan dini di tingkat sel.
Menariknya, studi ini menemukan bahwa kekhawatiran soal penampilan (takut tidak cantik lagi) atau kesuburan tidak memiliki dampak biologis sekuat ketakutan akan penurunan kesehatan.
Hubungan Pikiran dan Fisik
Adolfo Cuevas, profesor di NYU, menjelaskan bahwa kesehatan mental dan fisik tidak bisa dipisahkan. Ketakutan akan masa tua adalah faktor psikologis yang bisa diubah dan dikelola.
Namun, para peneliti juga memberikan catatan penting. Hubungan antara cemas dan penuaan ini sering kali berkaitan dengan gaya hidup. Orang yang stres atau cemas cenderung melariannya ke kebiasaan buruk seperti pola makan tidak teratur, kurang tidur, atau kebiasaan merokok. Ketika faktor gaya hidup ini diperbaiki, dampak penuaan dini akibat cemas tersebut bisa berkurang.
Tips Menghadapi ‘Aging Anxiety’:
- Tetap Aktif: Olahraga ringan secara rutin terbukti secara ilmiah memperlambat penuaan sel.
- Kelola Stres: Lakukan hobi atau meditasi untuk mengurangi kekhawatiran berlebih tentang masa depan.
- Pola Makan Sehat: Nutrisi yang baik adalah investasi terbaik untuk masa tua yang bugar.
- Cintai Diri Sendiri: Menerima setiap tahapan usia dengan positif akan membuat pancaran energi tubuh tetap muda.
Jadi, sobat Fajar, daripada pusing memikirkan kerutan atau penyakit di masa depan, lebih baik mulai jalani gaya hidup sehat dan tetap bahagia dari sekarang. Karena kunci awet muda ternyata berawal dari pikiran yang tenang! (*nin)





