Polisi Bongkar Laboratorium Gelap di Apartamen Cipayung untuk Produksi Puluhan Ribu Narkoba

disway.id
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Praktek clandestine lab atau laboratorium gelap pembuatan narkotika jenis ekstasi dan 'happy water' yang beroperasi di sebuah apartemen di kawasan Cipinang, Jakarta Timur diungkap.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Ahmad David mengatakan pengungkapan dilakukan oleh Unit 5 Subdit 3 Ditresnarkoba pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan dua tersangka berinisial K (32) dan S (38) di depan sebuah minimarket di Tower G Apartemen Basura.

BACA JUGA:Operasi Senyap di Bali: Bos Narkoba asal Inggris Ditangkap di Bandara Ngurah Rai

"Dari tangan kedua tersangka, kami menyita 10 butir ekstasi. Penangkapan kemudian dikembangkan ke sebuah unit kamar di Tower Dahlia lantai 22 yang diduga menjadi lokasi produksi sekaligus penyimpanan narkotika," katanya kepada awak media, Rabu 1 April 2026.

Di lokasi tersebut, petugas menemukan barang bukti dalam jumlah besar, di antaranya bahan baku ekstasi siap cetak seberat 16,695 kilogram yang diperkirakan mampu menghasilkan lebih dari 33.000 butir ekstasi. Selain itu, ditemukan pula 643 butir ekstasi siap edar serta 34 bungkus 'happy water'.

"Tak hanya itu, kami mengamankan berbagai bahan kimia dan peralatan produksi seperti serbuk kimia, alat cetak ekstasi, timbangan digital, blender, alat press plastik, hingga seperangkat alat laboratorium," ujarnya.

Ia menjelaskan, temuan ini menguatkan dugaan bahwa apartemen tersebut digunakan sebagai industri rumahan narkotika. Laboratorium gelap tersebut telah beroperasi selama kurang lebih dua bulan.

BACA JUGA:Lepas Bandar yang Baru Ditangkap, Kasatnarkoba Polresta Pekanbaru Dicopot!

"Dalam kurun waktu tersebut, pelaku diperkirakan telah memproduksi sekitar 2.000 butir ekstasi dengan berbagai merek seperti Chanel dan Mercy serta 50 paket happy water," ungkapnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga berhasil mengamankan bahan baku dalam jumlah besar yang siap diproduksi. 

"Ada sekitar 16,6 kilogram bahan baku yang bisa menghasilkan hingga 33 ribu butir ekstasi. Selain itu, kami juga menyita berbagai prekursor dan alat produksi," paparnya.

Saat ini, kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif di Polda Metro Jaya guna pengembangan lebih lanjut, termasuk menelusuri jaringan peredaran narkotika tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tak Ada Kenaikan BBM, Gubernur Banten Minta Warga Tidak Panik
• 13 jam laludetik.com
thumb
Bigmo Unggah Video Permintaan Maaf kepada Azizah Salsha, Kasus Pencemaran Nama Baik Berakhir Damai?
• 14 jam lalugrid.id
thumb
Google Maps Semakin Memanjakan Pengguna Mobil Listrik
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Buron Interpol Asal Inggris Steven Lyons Ditangkap di Bali
• 11 jam lalueranasional.com
thumb
Lansia di Makassar Dijambret Siang Bolong, Pelaku Terekam CCTV
• 9 jam lalueranasional.com
Berhasil disimpan.