Mengenal Quiet Dating, Pilihan Menjalin Hubungan Tanpa Over Sharing

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Kehadiran media sosial membuat sebagian pasangan memilih membagikan kisah percintaannya ke publik. Namun, tak sedikit pula yang justru merahasiakan hubungan mereka dari media sosial. Gaya kencan ini dikenal dengan istilah quiet dating.

Istilah ini diperkenalkan oleh Kimberly Bizu, pembawa acara podcast Rich Little Brokegirls di Amerika Serikat, pada 2024. Sesuai namanya, quiet dating merupakan gaya menjalin hubungan secara tenang tanpa kebutuhan untuk memamerkannya di media sosial.

Kimberly menyebut bahwa mempublikasikan hubungan secara berlebihan dapat menciptakan narasi yang tidak sepenuhnya mencerminkan realitas kehidupan pasangan. Senada dengan itu, Shan Boodram, pakar hubungan di Bumble, mengatakan kalau quiet dating memungkinkan seseorang untuk lebih fokus pada hubungan yang dijalankan daripada mencari validasi luar.

Quiet dating adalah tentang berkencan dengan percaya diri dan memprioritaskan pengalaman hubungan mereka pribadi daripada mencari validasi dari luar,” ujar Shan yang dikutip dari The Everygirl.

Mengapa banyak pasangan yang memilih quiet dating?

Artikel bertajuk Is Having a Boyfriend Embarrassing Now? yang ditulis oleh Chanté Joseph di British Vogue menjadi gerbang utama keterkenalan gaya quiet dating. Dalam tulisannya, Chanté membahas adanya pergeseran gaya kencan di masyarakat.

Artikel itu membahas kalau menampilkan kemesraan secara berlebihan di media sosial kini kerap dianggap cringe, sehingga banyak orang memilih untuk lebih menjaga privasi hubungan mereka. Selain itu, sebagian orang juga enggan terlalu terbuka karena khawatir memicu rasa iri dari orang lain.

Sejalan dengan hal tersebut, Shan Boodram menjelaskan bahwa semakin banyak orang, khususnya perempuan, yang menyadari bahwa nilai diri mereka tidak hanya ditentukan oleh status hubungan yang dijalani.

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat menerapkan quiet dating

Meski quiet dating terdengar positif karena tidak mengumbar kemesraan berlebihan, bukan berarti gaya ini sepenuhnya bebas dari penilaian negatif. Kamu perlu mengetahui betul tujuan dari pasangan memilih konsep kencan ini.

Jika pasangan menggunakan media sosial untuk kepentingan bisnis atau karier—dan memilih tidak menampilkan kehidupan cintanya, hal tersebut masih tergolong wajar.

Namun, kamu patut curiga jika pasangan tetap aktif mengunggah kehidupan sosial, seperti mengunggah swafoto atau momen bersama teman, tetapi sama sekali tidak pernah menampilkan hubungan kalian. Bisa jadi mereka memang ingin menjaga privasi, tetapi tidak menutup kemungkinan juga bahwa mereka sedang menyembunyikan hubungan tersebut.

Oleh karena itu, kamu dan pasangan perlu saling berkomunikasi dengan baik agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Manulife (MAMI) Resmi Akuisisi Schroders Indonesia, Sah jadi Raksasa Manajer Investasi
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Puluhan Ribu Relawan Lintas Lembaga Bahu-Membahu Pulihkan Sumatera
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
INET Reorganisasi Kerja Sama dengan Group WIFI dari IJE ke JIA
• 22 jam laluidxchannel.com
thumb
DPR Cium Kejanggalan, Kejari Karo akan Dipanggil Terkait Kasus Amsal Sitepu Besok
• 24 menit laludisway.id
thumb
Momen Presiden Prabowo Disambut Presiden Lee Jae myung di Blue House Korea Selatan
• 11 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.