Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat tren positif pada sektor transportasi publik di Ibu Kota. Jumlah penumpang tiga moda transportasi utama, yakni MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan TransJakarta, mengalami kenaikan secara tahunan (year-on-year) pada Februari 2026 dengan pertumbuhan tertinggi dicatatkan oleh LRT Jakarta.
"Pada bulan Februari 2026, semua moda transportasi darat yaitu MRT, LRT, dan TransJakarta secara tahunan kompak naik," ujar Kepala BPS DKI Jakarta, Kadarmanto, di Jakarta, dilansir Antara, Rabu, 1 April 2026.
Baca Juga :
Polda Kalbar Diminta Segera Tahan Tersangka Perusakan Edi MustariKadarmanto merinci, kenaikan tahunan untuk MRT Jakarta mencapai 3,64 persen, LRT Jakarta sebesar 11,71 persen, dan Transjakarta tumbuh 4,37 persen. Meski demikian, jika menilik data secara bulanan (month-to-month), ketiga moda tersebut justru mengalami penurunan jumlah penumpang dibandingkan Januari 2026.
Untuk moda MRT Jakarta, jumlah pengguna pada Februari 2026 tercatat sebesar 3,61 juta orang. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 11,88 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan ini sejalan dengan jumlah perjalanan MRT yang mencapai 7.320 perjalanan, atau turun 9,73 persen secara bulanan.
Kondisi serupa terjadi pada LRT Jakarta. Jumlah penumpang pada Februari 2026 tercatat sebanyak 103,27 ribu orang, atau menyusut 10,15 persen dibandingkan Januari 2026.
Ilustrasi bus TransJakarta. Foto: Dok. Antara
Jumlah perjalanan LRT Jakarta mencapai 5.712 perjalanan yang menurun secara bulanan sebesar 9,65 persen dan tidak mengalami perubahan jika dibandingkan Februari 2025.
Sementara itu, TransJakarta masih menjadi primadona dengan total penumpang mencapai 32,88 juta orang pada Februari 2026. Namun, angka tersebut mengalami penurunan 7,02 persen secara bulanan. Penurunan ini juga diikuti dengan jumlah armada bus yang beroperasi, yakni sebanyak 4.598 unit, turun tipis 0,54 persen dari bulan sebelumnya.




