Jalur Kereta Tertutup Longsor, KAI Alihkan Penumpang Menggunakan Bus

mediaindonesia.com
1 jam lalu
Cover Berita

SEJUMLAH perjalanan kereta api ikut terdampak akibat insiden yang dialami Kereta Api 174 Ciremai yang menabrak material longsor di kilometer 142+8/9 petak jalan Maswati-Sasaksaat (MSI–SKT).

Salah satunya KA Serayu relasi Purwokerto-Pasar Senen via Bandung yang terpaksa harus menurunkan para penumpang di Stasiun Padalarang.

Seluruh penumpang diminta melanjutkan perjalanan menggunakan bus dari stasiun yang disewa pihak PT KAI. Salah satunya dialami Linda, 32, penumpang KA Serayu dengan tujuan Jatinegara.

Baca juga : KAI Percepat Penanganan Longsor di Jalur Maswati–Sasaksaat, Target Selesai 5 Jam

"Tadi sore kereta yang saya naiki sudah melintasi Stasiun Padalarang. Ketika mendekati lokasi, kereta sempat berhenti cukup lama, ternyata kereta ditarik kembali ke Padalarang," ucap Linda di Stasiun Padalarang, Rabu (1/4).

Ia mengaku, pihak KAI baru memberikan kepastian bahwa semua penumpang dialihkan menggunakan bus setelah dua jam menunggu di stasiun.

"Pas berhenti tadi, saya kira hanya simpangan, tahunya malah ada kendala di jalur kereta," katanya.

Baca juga : Longsor di Kabupaten Bandung Barat, Perjalanan KA Ciremai Terhalang

Manager Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Kuswardoyo menyebutkan, setidaknya ada tujuh perjalanan kereta yang dibatalkan dampak dari insiden tersebut.
 
"Sementara ada 7 perjalanan yang kami batalkan, baik secara keseluruhan ataupun parsial. KA Parahyangan, KA Papandayan, Commuter Line," ungkapnya. 

PT KAI mempersilakan pengguna kereta untuk melakukan pembatalan tiket maupun mengganti jadwal keberangkatan. Bagi penumpang yang sudah terlanjur naik kereta maka akan dipindah menggunakan moda transportasi lainnya.

Hingga menjelang tengah malam, petugas masih berusaha mengevakuasi lokomotif yang terjebak longsor. Sedangkan untuk 10 rangkaian gerbong KA Ciremai sudah ditarik ke Stasiun Rende. 

Evakuasi lokomotif KA Ciremai terhambat cuaca dan potensi longsor susulan. Namun demikian, petugas akan terus berusaha menyingkirkan badan lokomotif dari lokasi kejadian agar perjalanan kereta kembali normal. 

"Prediksi belum bisa dipastikan selesai kapan, tapi kami berusaha secepat mungkin," jelasnya.

Berita sebelumnya, Kereta Api 174 Ciremai rute Semarang Tawang-Bandung mengalami insiden di kilometer 142+8/9 petak jalan Maswati-Sasaksaat (MSI–SKT), tepatnya di Kampung Galudra, Desa Mandalasari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat pada Rabu (1/4) sekitar pukul 14.48 WIB. (DG/E-4)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pelaporan SPT Capai 10,5 Juta, Wajib Pajak Masih Diberi Waktu hingga 30 April
• 8 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Akses Investor Ritel ke IPO Saham Diperluas lewat Aplikasi
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Granat Aktif Ditemukan di Tempat Sampah Kantor BPN Kota Makassar
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Guru Besar FKUI Ungkap Sederet Dampak Penderita Penyakit Campak
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Komisi III Besok Raker dengan Kajari Karo & Komjak soal Amsal Sitepu
• 2 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.