REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG, – PT KAI Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung menjamin pengembalian biaya tiket (refund) sebesar 100 persen bagi penumpang yang terdampak pembatalan perjalanan akibat longsor di petak Maswati-Sasaksaat, Bandung Barat, pada Rabu.
Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab karena terhentinya operasional sejumlah kereta api akibat material longsor yang menutup jalur utama tersebut. Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyatakan bahwa penumpang yang terdampak dapat melakukan refund dengan nilai 100 persen dari tarif yang tertera di tiket.
Selain pengembalian dana penuh, KAI juga menawarkan solusi alternatif bagi penumpang yang tetap ingin melanjutkan perjalanan. Penumpang dapat menggunakan bus yang telah disediakan untuk mengantarkan mereka ke tujuan.
Pembatalan dan Normalisasi Jalur
Kebijakan ini berlaku bagi calon penumpang dari berbagai rangkaian yang mengalami pembatalan total maupun sebagian. Berdasarkan data Daop 2, pembatalan total terjadi pada KA Parahyangan (134B, 139B, 140B), sementara pembatalan sebagian menimpa KA Harina, KA Papandayan, KA Serayu, KA Ciremai, hingga KA Commuter Line Garut.
Untuk keberangkatan Kamis (2/4), termasuk yang pagi hari, Kuswardojo menyatakan pihaknya masih berupaya melakukan normalisasi jalur secepat mungkin meskipun di bawah guyuran hujan. Hingga saat ini, belum ada pembatalan untuk perjalanan besok, dan diharapkan agar masalah ini dapat segera teratasi sehingga perjalanan KA kembali normal.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Petugas teknis terus disiagakan di lokasi kejadian untuk menyingkirkan material longsor agar jalur penghubung Bandung ke arah Jakarta dan Cirebon dapat dilalui kembali dengan aman. Material longsoran juga menghantam lokomotif hingga menyebabkan anjlok.