Uang Palsu Ratusan Juta di Bogor Dibuat Dukun Abal-abal Bernama Mahfud, Begini Modusnya

viva.co.id
14 jam lalu
Cover Berita

Bogor, VIVA – Praktik pembuatan uang palsu senilai sekitar Rp620 juta di sebuah kamar hotel di kawasan Kemang, Kabupaten Bogor, ternyata berkedok dukun pengganda uang.

Pelaku bernama Mahfud alias MP (39) diringkus saat hendak melancarkan aksinya dengan modus menggandakan uang, padahal yang digunakan adalah uang palsu hasil cetakannya sendiri.

Baca Juga :
Polisi Bongkar Produksi Uang Palsu di Hotel Kemang Bogor, Rp620 Juta Disita
Kejagung Sita Duit Dolar dari Kantor Samin Tan, Nilainya Tembus Rp1 Miliar!

Wadirreskrimsus Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Martuasah Hermindo Tobing mengungkapkan, pelaku sengaja mengemas aksinya seolah-olah praktik perdukunan untuk menarik korban.

"Uang hasil kopi tersebut rencananya akan diedarkan di masyarakat dengan cara seolah-olah penggandaan uang atau praktik dukun," tutur dia, Rabu, 1 April 2026.

Dari hasil penyelidikan, Mahfud memproduksi uang palsu dengan cara sederhana namun terencana. Ia menggunakan uang asli sebagai contoh, lalu menggandakannya dengan printer dan memadukannya dengan kertas karton agar tampak seperti uang asli.

"Modus operandi yang bersangkutan, tersangka, yaitu dengan mengopi uang asli pecahan Rp 100.000 menggunakan mesin printer merek Epson dengan menggunakan master alat cetak," ujar Martuasah.

Setelah dicetak, uang tersebut dipotong dengan berbagai alat sederhana agar menyerupai uang asli.

"Kemudian menggunakan karton, setelah itu hasil kopian tersebut dipotong dengan menggunakan alat pemotong merek Joyko, gunting, dan cutter sehingga menyerupai uang asli. Setelah itu, uang hasil kopi tersebut rencananya akan diedarkan di masyarakat dengan cara seolah-olah penggandaan uang atau praktik dukun," ujar dia.

Rupanya, pelaku telah menyiapkan skenario untuk menjerat korban. Kasubdit II Ekbank Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Robby Syahfery mengatakan, pelaku berencana menyasar warga di kampung halamannya di Cianjur, Jawa Barat, dengan memanfaatkan momen menjelang Hari Raya Idul Fitri.

"Cianjur, Jawa Barat. Jadi tadinya targetnya warga tetangganya ya," kata Robby.

Pelaku bahkan menargetkan mampu “menggandakan” uang hingga miliaran rupiah untuk meyakinkan korban.

"Tadinya modusnya ingin menawarkan pada saat sebelum Idul Fitri gitu, cuma belum terlaksana dan belum ada korban sampai saat ini," ujarnya.

"Jadi memang dia hanya rencananya targetnya masyarakat di kampungnya mungkin ya. Dia nanti kan ini baru, mungkin belum mencapai tujuannya. Targetnya kan mungkin dia sampai Rp1 miliar atau Rp2 miliar," tutur dia.

Baca Juga :
Cara Jaga Keuangan Tetap Stabil saat Butuh Uang Mendadak
Panas! Tim Hukum Jokowi Desak Polisi Bongkar Dalang Pendana Isu Ijazah Palsu
BI Catat Uang Beredar di Februari 2026 Capai Rp10.089,9 Triliun

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenperin Sebut Efisiensi Energi Tak Ganggu Produksi Tapi Warning Ini
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Gubernur Dedi Mulyadi Klaim Kebijakan WFH bagi ASN Efektif karena Berdampak pada Anggaran ini
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Gudang Gas Elpiji di Bekasi Terbakar, 6 Unit Damkar ke Lokasi
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Gempa Bumi Magnitudo 7,6 Guncang Bitung, Ini 10 Wilayah yang Berpotensi Diterjang Tsunami
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
PBB Fasilitasi Kepulangan 11 Balita Palestina ke Gaza, Kembali Bersatu dengan Keluarga
• 8 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.