Kebakaran di area Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, menyebabkan 12 orang mengalami luka bakar parah. Kebakaran diduga dipicu kebocoran gas lalu tersambar arus pendek.
Dilansir Antara, Kamis (2/4/2026), Pelaksana Tugas Kepala Disdamkarmat Kota Bekasi Heryanto di Bekasi, Jawa Barat, Kamis, mengungkapkan peristiwa kebakaran area SPBE Cimuning diduga berawal dari kebocoran gas di lokasi kejadian.
"Kita tunggu hasil penyelidikan pihak berwajib, termasuk terkait penyebab kebakaran. Namun infonya kebocoran gas. Informasi ini saya dapat dari pernyataan salah satu warga yang berada di sekitar lokasi," katanya.
Dia menduga api yang menjadi pemicu kebakaran berasal dari korsleting listrik di sekitar SPBE hingga mengakibatkan ledakan serta menghanguskan area tersebut.
"Karena warga bilang ada bau gas. Jadi pemicunya adalah salah satunya arus pendek yang menyebabkan ledakan gas. Itu berdasarkan informasi ya," katanya.
Akibat ledakan dan kebakaran tersebut, kata dia, kondisi SPBE Cimuning mengalami kerusakan berat bahkan dinyatakan nyaris rusak total. Api segera dapat dipadamkan guna mencegah dampak meluas. Disdamkarmat Kota Bekasi menerjunkan belasan mobil pemadam kebakaran berasal dari sejumlah pos untuk memadamkan api.
Sebagai informasi, kebakaran terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Kebakaran terjadi sejak pukul 21.30 WIB dan sudah padam sejak 03.45 WIB pagi tadi.
"Benar terjadi kebakaran. Petugas kami masih melakukan pemadaman," kata call center Dinas Damkar Kota Bekasi, Nino, saat dihubungi, Rabu (1/4) malam.
Sebanyak 9 unit mobil damkar sempat dikerahkan ke lokasi kebakaran di Jalan Cinyosog, Bantar Gebang, Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi.
(maa/haf)





