Purbaya: Pertamina Tanggung Selisih BBM Nonsubsidi untuk Sementara

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan Pertamina menanggung selisih harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi untuk sementara, selama harga BBM nonsubsidi tidak mengalami penyesuaian di tengah lonjakan harga minyak dunia.

“Sementara sepertinya Pertamina. Sementara, ya,” ujar Purbaya ketika ditemui di Wisma Danantara Indonesia Jakarta, dikutip dari Antara, Kamis, 2 April 2026.

Purbaya menyampaikan Pertamina mampu menanggung selisih tersebut, sebab pemerintah telah membayar kompensasi kepada Pertamina dengan lancar.

Kompensasi adalah dana yang dibayarkan pemerintah kepada badan usaha (seperti Pertamina atau PLN) untuk menutupi selisih antara harga jual eceran yang ditetapkan pemerintah dengan harga keekonomian (harga pasar) bahan bakar minyak (BBM) dan tarif tenaga listrik.

Dalam hal ini, pemerintah membayar kompensasi kepada Pertamina untuk menutupi selisih harga jual Pertalite yang merupakan Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP).

“Sekarang pembayaran dari pemerintah kan lancar, yang kompensasi kan sekarang kami bayar tiap bulan 70 persen terus-terusan. Jadi, keuangan Pertamina juga amat baik,” ucap Purbaya.

Baca Juga :

Antisipasi Harga Minyak Dunia, Purbaya Tambah Subsidi Energi Rp100 Triliun
 


(Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com) BBM subsidi dan nonsubsidi tidak naik
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan bahwa pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun nonsubsidi tidak mengalami kenaikan.

Melalui keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Prasetyo mengatakan keputusan tersebut diambil setelah pemerintah melakukan koordinasi bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta PT Pertamina, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto

Pemerintah juga memastikan BBM nasional dalam kondisi aman dan tersedia, sehingga masyarakat diminta tidak panik ataupun resah terhadap isu kenaikan harga.

Sementara itu, harga minyak dunia jenis Brent dan West Texas Intermediate (WTI) berada di kisaran 100 dolar AS per barel, lebih tinggi apabila dibandingkan dengan rata-rata harga minyak pada Januari 2026, dengan jenis Brent (ICE) sebesar USD64 per barel.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Awas Tsunami!Warga Panik Berhamburan, Air Laut Surut 4 Meter saat Gempa Besar M 7,6
• 7 jam lalurctiplus.com
thumb
Jadwal Super League Indonesia 2025/2026 Pekan Ini, Tiga Tim Teratas Lakoni Partai Tandang
• 50 menit lalukompas.tv
thumb
18 Juta KPM Akan Terima Bansos PKH dan BPNT pada Tahun Ini
• 8 jam lalukompas.com
thumb
MNC Digital (MSIN) Kantongi Laba Rp985 Miliar pada 2025, Melejit 140%
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
20 Truk Swasta Dikerahkan Angkut Tumpukan Sampah di TPS Pasar Induk Kramat Jati
• 18 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.