Kereta api Ciremai relasi Semarang-Bandung anjlok di wilayah Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat pada Rabu, 1 April 2026 petang. Kereta anjlok usai menabrak material tebing setinggi 50 meter dan longsor yang menutupi rel.
“Kita tadi lagi jalan itu karena posisinya lengkung, jadi ya tiba-tiba ada longsoran ya kita nggak bisa menghindar. Ya saya sebisa mungkin menghindar, tapi karena jaraknya terlalu dekat dan kita nggak bisa ngerem mendadak, ya kita nabrak. Nabrak material longsoran itu tadi.” kata Masinis, Ilham, dikutip dari tayangan Metro Pagi Primetime, Metro TV, Kamis, 2 April 2026.
Baca juga: LRT Jabodebek Amankan 168 Barang Tertinggal, 47 Berhasil Dikembalikan ke Pemilik
Rangkaian Kereta Ciremai relasi Semarang-Bandung ini anjlok di kawasan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, tepatnya di kilometer 142. Sebanyak 12 rangkaian kereta termasuk lokomotif dan gerbong penumpang terhenti sekitar 200 meter jelang Terowongan Sasaksaat.
Tidak ada korban jiwa, namun beberapa jadwal perjalanan kereta api jarak jauh seperti Bandung-Jakarta maupun sebaliknya dan Kereta Serayu relasi Purwokerto-Pasar Senen terhenti dan tidak dapat melanjutkan perjalanan.




