Jepang soal Trump Mau Keluar NATO: Jangan Ganggu Stabilitas Dunia

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah Jepang buka suara terkait pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mempertimbangkan untuk menarik negaranya dari NATO.

Tokyo menegaskan, langkah tersebut tidak boleh mengganggu stabilitas global, terutama hubungan antara AS dan Eropa.

Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Minoru Kihara pada Kamis (2/4) menyebut negaranya berharap hubungan antara AS dan negara-negara Eropa tetap stabil di tengah dinamika tersebut.

“Negara kami mengharapkan hubungan yang stabil antara Amerika Serikat dan Eropa. Kami akan terus memantau perkembangan terkait dengan penuh perhatian dan merespons secara tepat,” ujar Kihara, dilansir Reuters.

Pernyataan ini muncul setelah Trump sedang mempertimbangkan kemungkinan menarik AS dari NATO, aliansi pertahanan yang selama ini menjadi pilar utama keamanan kawasan Euro-Atlantik.

Bagi Jepang, stabilitas hubungan AS dan Eropa memiliki dampak langsung terhadap keamanan global. Jepang sendiri merupakan salah satu mitra NATO di kawasan Indo-Pasifik, bersama Australia, Korea Selatan, dan Selandia Baru.

Kawasan Indo-Pasifik dinilai penting bagi NATO karena perkembangan di wilayah tersebut dapat memengaruhi keamanan Euro-Atlantik. Kerja sama antara Jepang dan NATO juga telah berlangsung sejak awal 1990-an dan terus berkembang hingga saat ini.

Kedua pihak memperkuat komitmen melalui deklarasi politik bersama pada 2013, yang kemudian dilanjutkan dengan berbagai program kemitraan. Terbaru, kerja sama itu dipandu melalui program kemitraan yang disesuaikan secara khusus yang disepakati pada Juli 2023.

Pada Januari 2025, Jepang juga telah membentuk misi diplomatik untuk NATO guna memperkuat dialog politik dengan aliansi tersebut.

Dengan latar belakang itu, pernyataan Trump soal kemungkinan keluar dari NATO menjadi perhatian serius Jepang, yang menilai stabilitas hubungan antar sekutu tetap krusial di tengah situasi global yang kian dinamis.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus PT DSI seret nama Dude Harlino dan Alyssa Soebandono ke Bareskrim Polri sebagai saksi
• 1 jam lalubrilio.net
thumb
Tujuan Hampir Dicapai, Trump Klaim Cetak Sejarah dalam Perang Iran dan Amerika Serikat
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
IFF Gelar Festival Berbalut Rave Culture di Jakarta
• 6 jam lalumedcom.id
thumb
English 1 Galang Dana Rp100 Juta untuk Pemulihan Anak Korban Banjir Sumatra
• 5 jam lalujpnn.com
thumb
Live TikTok Pinkan Mambo Viral: Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Ini Banjir Sorotan Netizen
• 8 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.