Survei LSI, Indikator, SMRC: 50,9 Persen Responden Tak Setuju Indonesia Masuk BoP

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 50,9 persen responden menyatakan tidak setuju atau sangat tidak setuju terhadap keputusan Indonesia menjadi anggota Board of Peace.

Angka tersebut berdasarkan survei dari 3 lembaga yaitu Indikator Politik Indonesia, Lembaga Survei Indonesia (LSI), dan Saiful Mujani Research and Consulting  (SMRC).

Sementara itu, responden yang menyatakan setuju atau sangat setuju mencapai 26,1 persen.

“Ada 17 persen yang betul-betul indifferent, tetapi mayoritas itu menyatakan tidak setuju atau sangat tidak setuju Indonesia menjadi bagian dari BoP,” ungkap Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, di Hotel Sari Pacific, Jakarta Pusat, Kamis (2/4/2026).

Penolakan juga terlihat pada rencana pengiriman 8.000 tentara Indonesia ke Gaza sebagai bagian dari dukungan terhadap BoP.

Baca juga: Sikap Indonesia Dinilai Belum Jelas Terkait Perang AS-Israel dan Iran

Sebanyak 44,9 persen responden menyatakan tidak setuju atau sangat tidak setuju terhadap kebijakan tersebut.

Di sisi lain, 33,8 persen responden menyatakan setuju atau sangat setuju.

Sementara 16,2 persen berada di posisi antara setuju dan tidak setuju, serta 5,1 persen tidak menjawab.

Adapun survei ini menyasar warga negara Indonesia berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah yang memiliki telepon seluler, yang diperkirakan mencakup sekitar 80 persen populasi nasional.

Kelompok pemilik telepon seluler dinilai lebih terpapar informasi terkait perang karena memiliki akses ke berbagai sumber berita, baik melalui internet maupun media lainnya.

Baca juga: Makna di Balik Safari Dubes Iran Ke Para Tokoh Nasional Indonesia

Oleh karena itu, populasi ini dianggap valid sebagai sasaran survei.

Untuk menjaga keterwakilan opini publik nasional, data sampel yang diperoleh kemudian dibobotkan sesuai dengan karakteristik populasi Indonesia berusia 17 tahun ke atas.

Survei dilaksanakan pada 12–31 Maret 2026 dengan jumlah sampel sebanyak 1.066 responden.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Jumlah tersebut memiliki margin of error sekitar ±6 persen pada tingkat kepercayaan dua kali margin of error.

Survei ini merupakan hasil kerja sama dan didanai oleh Lembaga Survei Indonesia, Indikator Politik Indonesia, dan Saiful Mujani Research & Consulting.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kepala BP BUMN Kumpulkan Direksi Pos Indonesia sampai Bos Himbara, Ini yang Dibahas
• 9 jam lalurepublika.co.id
thumb
Detik-detik Kebakaran SPBE Cimuning: Ledakan 7 Kali, Api Sampai Masuk Rumah
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Presiden Prabowo Perintahkan Evakuasi Korban Gempa Sulawesi Utara dan Maluku Utara
• 3 jam lalukompas.id
thumb
SPBE Cimuning Terbakar, Pertamina Pastikan Pasokan LPG Bekasi Aman
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Bagaimana Asal Usul dan Makna Telur Paskah? Simak Penjelasannya
• 22 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.