Pilu Gadis Cilik 7 Tahun di Karawang Dianiaya Ayah Tiri dan Ibu Kandung

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Seorang anak perempuan berusia 7 tahun di Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, diduga menjadi korban penganiayaan oleh orang tuanya: Ayah tiri dan ibu kandung.

Akibatnya, bagian dalam kepala anak berinisial AS tersebut mengalami pendarahan serta memar di kedua matanya.

Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, menyebut pelaku merupakan ayah tiri korban berinisial S (30). Pelaku kini telah diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Kami telah menetapkan S sebagai tersangka dalam kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur,” jelasnya dalam keterangan yang diterima, Rabu (1/4).

Wildan mengatakan, peristiwa memilukan itu terjadi pada Jumat (27/3) sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, ibu korban berinisial DNS (29) pulang ke rumah usai mengantar pesanan kue.

Sesampainya di rumah, ia mendapati anaknya, AS (7), mengalami benjolan di bagian dahi sebelah kanan serta luka lebam di kedua mata.

“Awalnya, saat ditanya oleh ibu kandung korban, pelaku mengaku memukul korban dengan tangan kosong. Namun, seiring waktu kondisi korban semakin memburuk dengan munculnya luka lebam pada bagian mata,” ujarnya.

“Tidak terima atas perlakuan tersebut, ibu korban kemudian melaporkan kejadian ini ke Polres Karawang,” sambung Wildan.

Selama proses pemeriksaan, kata dia, pelaku mengakui perbuatannya. Pelaku memukul korban dengan gagang sapu yang mengakibatkan benjolan di kepala. Tak hanya itu, pelaku juga menampar bagian pelipis kanan hingga menyebabkan mata korban lebam.

Tersangka kini dijerat dengan Pasal 80 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Ibu Kandung Diduga Ikut Memukul

Keterangan berbeda disampaikan Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Perempuan dan Anak (DP3A) Karawang.

Berdasarkan pengakuan sang anak saat proses pendampingan bersama DP3A Karawang, anak tersebut mengungkap bahwa penganiayaan itu justru diawali oleh ibunya.

“Katanya (anak) dipukul matanya sama ibunya, terus di sini di dahinya benjol karena dipukul sama bapaknya. Bapaknya bapak tiri,” ungkap staf DP3A Karawang, Anisa.

Menurutnya, dugaan penganiayaan itu baru diketahui warga sekitar pada Minggu (29/3) yang curiga dengan kondisi fisik korban karena mengalami lebam di kedua matanya.

“Ada warga yang lihat, kok matanya biru, kenapa. Warga curiga, akhirnya dibawa ke Polsek Purwasari, terus karena memang dekat akhirnya dia ke puskesmas, diobati di situ,” papar Anisa.

Berdasarkan penuturan korban kepadanya, awalnya korban disuruh ibunya membeli sabun ke warung. Korban pun bergegas sambil membawa adiknya yang berusia 4 tahun.

“Nah adiknya itu merengek minta jajan. Dia sebagai kakak akhirnya menjajani adiknya. Pas sampai rumah, barang yang diminta ibunya tidak dibelikan. Ibunya di situ marah dan akhirnya kena,” katanya.

Selama proses hukum berjalan, Anisa menyebut korban diasuh oleh nenek tirinya dan tengah menjalani CT scan di RSUD Karawang. Sebab, berdasarkan keterangan dokter forensik sebelumnya, korban mengalami pendarahan di bagian kepala akibat pemukulan tersebut.

“Lagi CT scan di RSUD. Ibunya ada juga di situ dengan pendampingan dari pihak kami,” tandas Anisa.

Ironisnya, kata dia, korban juga belum bersekolah meski sudah cukup umur. Di rumah, korban ditugaskan menjaga dua adiknya yang masih kecil selama ibunya berjualan kue.

“Delapan tahun tidak sekolah, TK pun belum pernah. Sehari-hari di rumah, dia jagain adiknya kalau ibunya dagang. Kalau ayahnya kerja di percetakan,” bebernya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Panpel Persik kantongi izin pertandingan lawan Persijap Jepara
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Honda Office Luncurkan “PR Collective Asia” untuk Mendampingi Perusahaan Jepang dalam Memperkuat Reputasi Korporat dan Merek
• 45 menit lalumedcom.id
thumb
Auriga Catat Deforestasi Hampir 80 Ribu Ha di Hutan Cadangan Pangan dan Energi
• 21 jam lalukatadata.co.id
thumb
Pemkot Surabaya Berkomitmen Ciptakan Standar TPS, Tidak Ada Lagi Gerobak Menginap
• 21 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Prabowo Instruksikan Percepat Evakuasi Warga Terdampak Gempa M7,6 di Sulut-Malut
• 4 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.