JAKARTA, KOMPAS.TV- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah penyidik telah mematikan kamera pengawas atau CCTV rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono di Kota Bandung, Jawa Barat saat penggeledahan.
Lembaga antirasuah menegaskan, CCTV rumah Ono Surono dimatikan oleh pihak keluarga saat penyidik tengah menggeledah pada Rabu, 1 April 2026.
“Terkait CCTV, penyidik tidak mencabut atau mematikannya. CCTV dimatikan oleh pihak keluarga, dan penyidik hanya melakukan pengecekan atas CCTV tersebut,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan sebagaimana dikutip dari Antaranews, Kamis (2/4/2026)
Usai melakukan pengecekan, sambung Budi, penyidik KPK tidak melakukan penyitaan terhadap CCTV tersebut. Dalam penjelasannya, ia menegaskan bahwa penggeledahan yang dilakukan penyidik KPK sudah sesuai dengan prosedur penyidikan.
Baca Juga: Anggota DPR Ini soal Advokat-Aktivis Diteror karena Dukung Penyelesaian Kasus Andrie Yunus: Lawan!
Bahkan, lanjut Budi, saat penggeledahan dilakukan penyidik turut didampingi dan disaksikan oleh istri Ono Surono, pihak keluarganya, dan perangkat lingkungan setempat.
“Seluruh rangkaian penggeledahan telah dilakukan berdasarkan Pasal 34 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana yang telah diubah dengan Pasal 113 ayat (4) Undang-undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP),” ucap Budi.
KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) dan menangkap sepuluh orang di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada 18 Desember 2025.
Kemudian, KPK mengungkapkan sebanyak delapan dari sepuluh orang dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta untuk diperiksa secara intensif. Dua dari delapan orang tersebut termasuk Ade Kunang dan ayahnya, HM Kunang pada 19 Desember 2025.
Selanjutnya, KPK mengumumkan bahwa telah menyita uang ratusan juta rupiah dalam kasus yang diduga terkait suap proyek di Kabupaten Bekasi.
Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- kpk
- penggeledahan rumah ono surono
- ono surono
- cctv rumah ono surono
- kpk geledah ono surono
- budi prasetyo





