Tangerang, ERANASIONAL.COM – Pameran industri berskala internasional, INDOMAEX 2026 dan IIES (Indonesia Import & Export Branding Showcase) 2026, resmi diluncurkan melalui konferensi pers yang digelar di Sepong, Tangerang , Rabu (2/4/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat inovasi industri dan perdagangan global.
Event gabungan dua pameran besar ini diselenggarakan oleh PT Indonesia Mass Event Management, yang menghadirkan platform terpadu bagi pelaku industri, investor, dan pengusaha untuk memperluas jaringan bisnis.
Presiden Direktur PT Solusindo Duta Praga, Chairul Umaiya, dalam keterangannya menyampaikan bahwa penggabungan INDOMAEX dan IIES diharapkan mampu menghadirkan peluang bisnis yang lebih luas dan terintegrasi.
“INDOMAEX dan IIES kami hadirkan sebagai satu kesatuan event yang saling melengkapi. Ini bukan sekadar pameran, tetapi wadah strategis untuk memperluas pasar, membangun kemitraan, serta mendorong pertumbuhan industri nasional ke level global,” ujar Chairul Umaiya.
Ia juga mengungkapkan bahwa penyelenggaraan event ini turut menggandeng Kementerian UMKM sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha kecil dan menengah di Indonesia.
“Kami juga menggandeng Kementerian UMKM agar para pelaku usaha kecil bisa ikut terlibat, berkembang, dan naik kelas melalui akses pasar serta jejaring bisnis yang lebih luas,” ungkapnya.
Konferensi pers tersebut turut dihadiri oleh Dato Chong Chong Tik dari ES Management beserta tim, yang mendukung penyelenggaraan event sebagai bagian dari penguatan jejaring bisnis internasional.
INDOMAEX 2026 yang memasuki edisi ke-16 akan menampilkan berbagai inovasi di sektor manufaktur dan teknologi, mulai dari industri plastik, mesin, kemasan, hingga teknologi cerdas berbasis AI.
Sementara itu, IIES 2026 (Indonesia Import & Export Showcase) akan berfokus pada promosi produk unggulan Indonesia ke pasar global, seperti produk kesehatan, makanan dan minuman, bahan bangunan, hingga produk fashion dan dekorasi rumah tangga.
Kedua pameran ini dijadwalkan berlangsung pada 18–20 Juni 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, dan ditargetkan menarik ribuan peserta serta pengunjung profesional dari berbagai negara, termasuk Indonesia, Malaysia, China, dan pasar internasional lainnya.
Chairul Umaiya menambahkan, selain pameran, rangkaian acara juga akan mencakup sesi business matching, seminar industri, serta program networking guna meningkatkan konektivitas dan pertukaran pengetahuan antar pelaku usaha.
“Kami ingin memastikan setiap peserta mendapatkan manfaat nyata, baik dari sisi peluang bisnis maupun penguatan jaringan global,” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan ES Management, Mr. Zach Chong, menegaskan bahwa pameran ini terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya, sekaligus memberikan peluang luas bagi pelaku usaha untuk berpartisipasi sebagai exhibitor.
“Kami pastikan masyarakat maupun para pelaku bisnis yang ingin datang dan melihat langsung pameran ini tidak dipungut biaya alias gratis. Kami juga membuka open booth dengan dua tipe, yaitu raw space seharga Rp27.800.000 dan shell scheme Rp30.000.000 untuk luas 9 meter persegi,” ujar Mr. Zach Chong.
Brosur Pameran INDOMAEX 2026 di ICE BSD. Dok.IstIa menambahkan, skema tersebut diharapkan dapat memberikan fleksibilitas bagi peserta, baik perusahaan besar maupun pelaku usaha kecil, untuk menampilkan produk dan memperluas jangkauan pasar di ajang internasional.
Melalui penyelenggaraan ini, INDOMAEX 2026 dan IIES 2026 diharapkan dapat menjadi katalis dalam mendorong pertumbuhan industri nasional sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di kancah internasional.





