TABLOIDBINTANG.COM - Sekuel film animasi K-Pop Denon Hunters dipastikan tengah masuk tahap awal produksi. Sutradara Maggie Kang dan Chris Appelhans mengeluarkan bocoran konsep besar yang sedang disiapkan.
Maggie Kang mengungkap ambisinya untuk menghadirkan sekuel yang jauh lebih spektakuler dari film pertama.
“Aku ingin membuat film yang secara pribadi ingin kusaksikan. Sekuel ini akan lebih megah, dengan banyak momen besar dan penting,” ungkap Maggie Kang dalam konferensi pers di Seoul, baru-baru ini.
Tak hanya dari segi cerita, Maggie juga ingin memperkaya unsur budaya Korea yang menjadi ciri khas film ini.
Jika sebelumnya didominasi musik pop, di film kedua nanti penonton akan disuguhkan variasi genre yang lebih luas.
Salah satunya adalah trot, genre musik tradisional Korea yang sangat populer di negaranya. Maggie ingin membawa warna lokal tersebut ke panggung global.
Tak berhenti di situ, Maggie Kang juga memberi sinyal akan adanya sentuhan heavy metal dalam sekuel mendatang. Hal ini memicu spekulasi bahwa dunia iblis dalam cerita bakal digali lebih dalam dan lebih gelap.
Namun, yang paling bikin penasaran tentu saja nasib karakter Jinu, tokoh yang sukses mencuri perhatian di film pertama. Meski kisahnya meninggalkan tanda tanya, para penggemar masih berharap Jinu kembali.
Menanggapi hal tersebut, Chris Appelhans memilih irit bicara. “Jinu selalu hidup dalam hati kami. Lebih dari itu, kami belum bisa mengungkapkan apa pun,” beber Chris beri bocoran.
K-Pop Demon Hunters pertama kali dirilis pada 2025 sebagai hasil kolaborasi Netflix dan Sony Pictures Animation. Film ini langsung mencetak sejarah sebagai animasi Netflix pertama yang mengangkat budaya Korea Selatan secara kental.
Hingga Maret 2026, film ini telah meraih lebih dari 579 juta penayangan global, menjadikannya salah satu tayangan tersukses sepanjang masa di platform tersebut.
Kesuksesannya juga didukung soundtrack yang mendunia. Lagu “Golden” bahkan berhasil membawa pulang piala di Grammy Awards 2026 dan Academy Awards 2026 untuk kategori Best Original Song.
Tak hanya itu, film ini juga sukses menyabet Oscar 2026 untuk kategori Best Animated Feature, mengungguli produksi dari studio besar seperti Disney dan Pixar.




