JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah gang kecil dengan lebar 2,5 meter di Kalibaru Timur, Cilincing, Jakarta Utara, seorang tukang bakso bernama Sugiyo (45) terlihat sibuk melayani pembeli yang tak pernah berhenti berdatangan.
Meski sibuk melayani pembeli, dandanan pria yang akrab disapa Bang Baron itu terlihat rapi dan parlente.
Sebab, setiap harinya Baron terbiasa berjualan menggunakan pakaian layaknya pejabat dengan memakai kemeja panjang yang dibalut dengan jas dan celana bahan berwarna senada, dasi, peci hitam, kacamata hitam, dan sepatu pantofel.
Baca juga: Nekat Belanja Bakso Pakai Uang Palsu, Pemuda di Ciputat Ditangkap
Proses perubahan tampilanPria asal Brebes, Jawa Tengah itu mengaku, sudah terbiasa tampil rapi sejak pertama kali mengadu nasib di Jakarta dengan berjualan bubur.
"Merantau ke Jakarta dari tahun 2005, itu langsung dagang bubur di sini, dagang bubur 16 tahun," ujar Baron ketika diwawancarai Kompas.com di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (1/4/2026).
Ketika berdagang bubur, tampilan Baron memang sudah rapi layaknya pekerja kantoran dengan menggunakan kemeja, celana bahan, sepatu pantofel, dan kacamata.
Namun, setelah belasan tahun berdagang bubur, Baron mencoba mencari peruntungan lain dengan berdagang bakso keliling selama tiga tahun belakangan ini.
Saat itu lah, banyak pelanggan yang memberikan Baron satu setel jas berwarna senada dengan celana bahannya.
Beberapa pelanggan menyarankan Baron untuk menyempurnakan penampilannya hingga menyerupai pejabat.
"Idenya pembeli, awalnya biasa aja cuma kelihatan rapinya pakai kemeja, pakai sepatu, pakai baju panjang, terus dikasih dasi, jas, ama kacamata," tutur Baron.
Saat ini, ayah empat orang anak itu sudah memiliki empat setel jas hibah dari para pelanggannya yang digunakan bergantian setiap berjualan.
Baca juga: Aksi Solidaritas Andrie Yunus di Depan Istana, Ini Lima Tuntutannya
Menyita perhatianBaron yakin, konsistennya dalam berpenampilan rapi ketika berjualan bisa meningkatkan usaha baksonya secara perlahan-lahan.
Di sisi lain, tampilan pejabatnya itu bukan hanya sekedar personal branding semata, tapi untuk menjaga kebersihan dan kesopanan di depan pelanggan.
Kemudian, dandannya tersebut juga membuat Baron menuai banyak pujian dari para pelanggan.
"Sama aja, cuma ibu-ibu pada muji kayak 'tukang bakso keren amat, kayak Prabowo'. Ada juga yang bilang kayak penghulu," sambung dia.





