Jakarta, tvOnenews.com - PSSI dilaporkan media Belanda, Telegraaf tengah mencari solusi agar pemain naturalisasi Timnas Indonesia tak melepas status Warga Negara Indonesia (WNI) yang dimilikinya.
Saat ini, sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia kehilangan posisi di Liga Belanda karena skandal paspor yang tengah menimpa pemain kelahiran Belanda yang dinaturalisasi. Tak hanya Indonesia, sejumlah pemain yang berpindah paspor ke Suriname dan Tanjung Verde pun terkena dampaknya.
KNVB pun tengah mencari solusi agar pemain maupun klub tak dirugikan. Namun sejumlah pihak telah mengeluarkan solusi agar pemain naturalisasi ini kembali memegang paspor Belanda dengan melepas status WNI.
"Karena Indonesia dan Suriname tak lolos ke Piala Dunia, urgensi bagi tim nasional saat ini rendah," tulis Telegraaf dikutip Kamis (2/4/2026).
Saat ini, solusi tercepat adalah para pemain naturalisasi tersebut kembali memiliki paspor Belanda dengan cara melepas status kewarganegaraan terbaru mereka.
Namun jika hal itu terjadi, maka para pemain ini tak bisa lagi membela Timnas Indonesia. Karena Indonesia memegang sistem kewarganegaraan tunggal sehingga tidak mungkin memiliki dua paspor.
"Indonesia sedang mempertimbangkan kemungkinan untuk mengizinkan para pemain ini bermain untuk tim nasional mereka," tulis Telegraaf.
Media Belanda itu menyebut bahwa prioritas pemain saat ini bukanlah tim nasional, melainkan membela klub sebagai mata pencaharian mereka.
"Tampaknya ada ruang lingkup hukum untuk ini tanpa bertentangan dengan peraturan Belanda, tetapi prioritas saat ini adalah membuat para pemain memenuhi syarat untuk bermain di Eredivisie lagi dan mendapatkan kembali kewarganegaraan Belanda mereka," tulis laporan tersebut.
Saat ini, ada 25 pemain yang tidak direkomendasikan untuk bermain membela klub selama proses investigasi berlangsung. Dicoretnya para pemain dari klub ini adalah untuk menjauhi peluang mendapatkan sanksi selama investigasi KNVB berlangsung.
"Saat ini mereka tidak diturunkan dalam pertandingan oleh klub mereka dan juga tidak diizinkan untuk berlatih sampai solusi ditemukan untuk status kependudukan mereka," tulis laporan tersebut.
Jika ada yang bermain pun, lanjut media Belanda tersebut, adalah pemain yang memang memenuhi syarat untuk bertanding. Seperti Maarten Paes yang memang didaftarkan Ajax sebagai pemain non-Uni Eropa.




