Kemensos Alihkan Pengelolaan Taman Makam Pahlawan ke Kemenhan

metrotvnews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Kementerian Sosial (Kemensos) mengalihkan pengelolaan Taman Makam Pahlawan (TMP) ke pihak Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan hal ini merupakan upaya optimalisasi pengelolaan TMP Nasional baik yang berada di Kalibata, Jakarta Selatan maupun di berbagai daerah.

"Ini dalam rangka untuk menindaklanjuti arahan Bapak Presiden dalam rangka optimalisasi pengelolaan Taman Makam Pahlawan Nasional Utama seperti di Kalibata dan Makam Pahlawan Nasional di berbagai daerah," ujar Mensos, kepada awak media, di Jakarta, Kamis, 2 April 2026.

Baca Juga :

Mensos Siapkan Santunan Ahli Waris Korban Gempa Sulut-Malut
Gus Ipul mengatakan, penanganan pengelolaan TMP tidak hanya membutuhkan  pemeliharaan infrastruktur. Menurutnya, pengelolaan juga menyangkut penanaman nilai-nilai kepahlawanan, nilai-nilai cinta tanah air kepada masyarakat luas, khususnya generasi yang akan datang.

"Nah, dengan begitu, saya yakin ke depan pengelolaannya akan lebih utuh, lebih kuat lagi, lebih baik lagi," jelasnya.

Mensos mengatakan, pada bulan April pengelolaan di TMP Nasional di 217 titik seluruh Indonesia akan dipimpin langsung oleh Menteri Pertahanan.  Pihaknya akan memberikan dukungan dalam masa transisi ini lewat dukungan administrasi dan sumber daya manusia yang selama ini telah turut mengelola TMP Nasional.

Dia mengatakan, pengalihan dilakukan secara bertahap. Pada tahun depan, baru TMP sepenuhnya berada di bawah Kemenhan.

"Itu nanti akan kita tindak lanjuti dalam proses-proses selanjutnya sehingga sampai akhir tahun secara administratif kami masih akan turut membantu," katanya.


Presiden Prabowo Subianto memimpin ziarah nasional dan renungan suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional Utama Kalibata, Jakarta. Dok. Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

Gus Ipul mengaku lega dengan pengalihan tersebut. Dengan demikian, Kemensos bisa fokus menjalankan fungsi utamanya.

"Nah, untuk itu kita ingin ke depan pengelolaan ini menjadi lebih utuh, lebih baik lagi, sehingga Kementerian Sosial nanti berfokus pada hal-hal yang berkaitan dengan tugas dan fungsi utamanya," terangnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Di Tengah Risiko Perang AS-Iran, Bankir Putar Otak Jaga Likuiditas
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
BMKG Catat 93 Gempa Susulan M7,6 di Ternate, Satu Orang Meninggal Dunia
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
OIKN: Kawasan legislatif-yudikatif jadi prioritas
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Investasi Nikel Fiktif: Hermanto Akui Tak Pernah Cek Tambang Nikel
• 8 jam lalurealita.co
thumb
BMKG Catat 48 Gempa Susulan Usai Gempa Besar M7,6 di Sulut
• 13 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.