Kepala Rutan Salemba Bantah Pernyataan Ammar Zoni soal Narkoba Mudah Didapat Seperti Kacang Goreng

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Salemba, Wahyu Tri Utomo, membantah pernyataan Ammar Zoni yang menyebut peredaran narkotika di Rutan Salemba mudah didapatkan seperti membeli kacang goreng.

"Pernyataan dari saudara Ammar Zoni pada pleidoi pribadinya itu tidak benar," ujar Wahyu saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (2/4/2026).

Wahyu menegaskan, pihaknya berkomitmen menjalankan perintah Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memberantas peredaran narkoba.

Baca juga: Ammar Zoni Ungkap Rayakan Lebaran di Sel Tikus

Menurut dia, penyerahan Ammar Zoni dan sejumlah pihak lainnya kepada polisi setelah ditemukan dugaan narkotika merupakan bagian dari komitmen tersebut.

"Dalam memberantas narkoba di Rutan Kelas I Jakarta Pusat, kami juga telah melakukan langkah-langkah progresif," lanjut Wahyu.

Ia merinci sejumlah langkah yang telah dilakukan, di antaranya optimalisasi penggeledahan badan terhadap petugas, tamu dinas, dan pengunjung.

Selain itu, penggeledahan barang bawaan juga diperketat dengan menggunakan alat X-ray.

Baca juga: Ammar Zoni Menyesal Terjerat Narkoba, Akui Kehilangan Waktu Bersama Anak

Pihak rutan juga menerapkan sistem penghargaan bagi petugas berprestasi serta sanksi disiplin bagi yang melanggar aturan.

"Lalu, melakukan mutasi ke Pulau Nusakambangan kepada narapidana yang berisiko tinggi berdasarkan hasil asesmen," ungkap Wahyu.

Langkah lain yang dilakukan adalah deteksi dini dengan mengoptimalkan fungsi intelijen melalui pengumpulan bukti dan informasi dari berbagai sumber, seperti laporan agen intelijen pemasyarakatan atau polisi, patroli media sosial, hingga pengaduan masyarakat.

Baca juga: Menangis Bacakan Pleidoi, Ammar Zoni: Demi Allah Saya Tidak Pernah Menjual Narkoba

"Pihak rutan memastikan bahwa setiap informasi yang terbukti kebenarannya akan segera ditindaklanjuti dan dilaporkan kepada pimpinan," tambahnya.

Pernyataan Ammar Zoni

Sebelumnya, terdakwa kasus dugaan peredaran narkotika di Rutan Salemba, Ammar Zoni, mengungkapkan kekagetannya saat pertama kali menjalani masa tahanan.

Ia mengaku semula mengira Rutan Salemba merupakan tempat yang bebas narkoba.

"Ternyata di sanalah tempat sarangnya semua jenis narkoba. Sungguh sangat berat, berat, berat banget untuk menghindari itu semua," ujarnya saat membacakan pleidoi dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kemayoran, Kamis.

Baca juga: Sidang Pleidoi, Ammar Zoni Curhat Rayakan Lebaran di “Sel Tikus”

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Apalagi di sana narkoba pun rasanya seperti beli kacang goreng. Mudah sekali didapat dengan harga yang relatif murah," lanjutnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penemuan Kerangka Manusia di Watu Tumpuk Pati Bikin Geger Warga
• 20 jam laludetik.com
thumb
Presiden Brasil Sebut AS Karang Cerita Bohong untuk Serang Iran
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Disambut Gibran, Prabowo Tiba di Indonesia Usai Kunjungan ke Jepang-Korsel
• 17 jam laluliputan6.com
thumb
Serapan SUN Tembus Rp40 Triliun, Lelang 31 Maret 2026 Diserbu Penawaran Rp58,22 Triliun
• 16 jam lalupantau.com
thumb
Langkah Janice Tjen Terhenti di Babak Kedua Charleston Open, Takluk dari Wakil Tuan Rumah
• 17 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.