SEOUL, KOMPAS.TV - Presiden Prancis Emmanuel Macron memberikan sindiran menohok kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Ia melihat Trump tak serius dalam menyikapi perang Iran, dengan menyebutnya terlalu banyak bicara serta kerap berubah-berubah omongannya.
Macron menegaskan bahwa perang di Iran harus ditanggapi dengan pendekatan yang serius.
Baca Juga: China Diminta Tekan Iran untuk Negosiasi Mengakhiri Perang, Dianggap Memiliki Pengaruh ke Teheran
“Ini bukan pertunjukan. Kita bicara mengenai perang, perdamaian dan nyawa dari para pria dan wanita,” kata Macron saat kunjungannya ke Korea Selatan, dikutip dari BBC, Kamis (2/4/2026).
Ia menegaskan ketidakseriusan Trump, terlihat dari omongannya yang kerap tak sama.
“Jika Anda ingin serius, Anda tidak akan mengatakan hal yang berlawanan setiap hari dengan apa yang Anda katakan sehari sebelumnya,” kata Macron.
“Dan mungkin Anda seharusnya tidak berbicara setiap hari. Anda sebaiknya membiarkan keadaan menjadi tenang,” kata Macron.
Pada kesempatan itu, Macron juga mengomentari omongan Trump yang mengatakan telah berpikir mencabut keanggotaannya di NATO.
Ia mengungkapkan apa yang membuat NATO menjadi begitu bernilai.
Penulis : Haryo Jati Editor : Desy-Afrianti
Sumber : BBC
- emmanuel macron
- donald trump
- sindiran menohok
- terlalu banyak bicara
- perang iran





