Aplikasi WhatsApp Palsu Baru Korbannya Sudah Banyak

cnbcindonesia.com
20 jam lalu
Cover Berita
Foto: Whatsapp Blur. (Tangkapan Layar)

Jakarta, CNBC Indonesia - Aplikasi WhatsApp palsu yang diedarkan oleh perusahaan mata-mata asal Italia berhasil menjebak ratusan orang.

Menurut WhatsApp, perusahaan bernama ASIGINT, anak usaha dari SIO asal Italia, adalah pelaku penyebaran aplikasi mata-mata tersebut. Dalam websitenya, SIO mengaku sebagai perusahaan yang menyediakan solusi dan teknologi intelijen siber beperforma tinggi dan terbukti.

WhatsApp menyatakan aksi ASIGINT adalah kampanye yang sangat tertarget. Tujuan mereka adalah menipu korban untuk menginstal "software jahat yang berpura-pura sebagai aplikasi WhatsApp."


Mayoritas korban aplikasi WhatsApp palsu itu adalah warga Italia.

Pilihan Redaksi
  • Perusahaan China Jadi Milik Amerika, Xi Jinping Tak Terima
  • Cara Matikan Dering WhatsApp Nomor Tak Dikenal, Bebas Penipuan

SIO yang mengaku bermitra dengan penegak hukum dan pemerintah tidak merespons permintaan komentar dari Reuters.

Meta, perusahaan induk WhatsApp, sebelumnya juga pernah mengumumkan aktivitas spyware di Itala pada awal 2025. Saat itu, pemerintah Italia ketahuan menggunakan aplikasi mata-mata buatan perusahaan AS bernama Paragon.

Target spyware Paragon di Italia adalah wartawan dan anggota lembaga donor yang dikenal kritis ke Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni.

Namun, pemerintah Italia mengumumkan pemutusan kerja sama dengan Paragon pada Juni 2025 setelah diterpa kritik dari politisi oposisi dan organisasi jurnalis Italia.


(dem/dem) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Teknologi Peralatan Rumah Tangga Kian Canggih & Mudahkan Hidup

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Donghae Super Junior umumkan rilis album solo pertamanya
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Soal Pembayaran Gaji Pegawai Bandung Zoo, KDM: Maaf, Saya Tidak Menepati Janji
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
BGN beri peringatan 2.100 SPPG, minta perbaiki layanan MBG
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Libur Paskah, Penumpang Kereta dari Jakarta Capai 30 Ribu Orang
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Perlukah TNI Ditarik dari Misi Perdamaian di Lebanon?
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.