Perjalanan Kereta Api Lintas Maswati-Sasaksaat Kembali Normal

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan bahwa perjalanan kereta api di lintas Maswati-Sasaksaat di wilayah Bandung, Jawa Barat, telah kembali normal pada Kamis pagi. Hal ini terjadi setelah gangguan akibat longsoran pada Rabu (1/4/2026) yang sempat menghambat perjalanan.

Menurut Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI, proses penanganan dilakukan secara intensif dan terkoordinasi untuk memastikan jalur dapat kembali beroperasi dengan aman. "Proses evakuasi dan pemulihan jalur berhasil diselesaikan dengan baik. Pada Rabu malam pukul 23.13 WIB, lokomotif telah kembali berada di rel dan evakuasi KA Ciremai dinyatakan selesai," ujar Anne.

Percepatan penanganan dilakukan dengan mengedepankan standar keselamatan dan keandalan operasional. Setelah melalui serangkaian pemeriksaan menyeluruh, kondisi prasarana dinyatakan aman untuk dilalui kembali oleh perjalanan kereta api.

Sebelumnya, material longsoran yang menutup jalur di Km 142+8/9 menyebabkan terganggunya perjalanan KA 174 Ciremai serta sejumlah perjalanan kereta api lain. KAI segera melakukan penyesuaian pola operasi sebagai bagian dari langkah pengendalian untuk menjaga keselamatan dan kelancaran layanan.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Anne Purba juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas di lapangan dan pihak terkait atas respons cepat dan koordinasi yang solid dalam penanganan kejadian ini. "Kami berterima kasih atas kepercayaan dan pengertian pelanggan. KAI terus berkomitmen menghadirkan perjalanan yang aman, andal, dan nyaman bagi seluruh masyarakat," ujarnya.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Termasuk Last Dance Ronaldo dan Messi, Piala Dunia 2026 Jadi Pentas Terakhir 7 Legenda Sepak Bola
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Fasilitas Minyak Inggris di Erbil Terbakar Diduga Terkena Serangan Drone, Asap Tebal Mengepul
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Terungkap! Mayat Wanita Muda di Sragen Ternyata Dibunuh Teman Dekat
• 9 jam lalurctiplus.com
thumb
Karyawan Ungkap Detik-Detik Kebakaran SPBE Cimuning, Diduga Ada Kebocoran sejak Sore
• 16 jam laluokezone.com
thumb
Prabowo Hadiahkan Keris Bali Warna Emas ke Presiden Korsel Lee Jae Myung, Ini Penampakannya
• 21 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.