Bulog Tarik Stok Beras Siaga di Bandara Setelah Kondisi Sumatera Membaik

republika.co.id
11 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengumumkan bahwa seluruh stok beras yang sebelumnya disiagakan di bandara dan pelabuhan telah ditarik kembali ke gudang. Langkah ini diambil setelah distribusi pangan di wilayah Sumatera, yang terdampak bencana banjir, dinyatakan berangsur normal.

"Sudah ditarik semua (kembali) ke gudang-gudang. Yang tadinya di tiap bandara kami stok-kan (minimal) 30 ton, ini sudah kami tarik karena sudah normal sekarang," kata Rizal usai rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis.

Penarikan ini dilakukan setelah situasi di wilayah terdampak bencana dinilai semakin stabil. Sebelumnya, Bulog telah menyiapkan stok beras darurat antara 30 hingga 50 ton di setiap bandara dan pelabuhan di Sumatera untuk mengantisipasi kebutuhan mendadak akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh pada akhir 2025.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan beras dapat segera diterbangkan ke daerah terdampak yang membutuhkan. Beberapa wilayah tidak dapat diakses melalui jalur darat akibat jalan terputus, seperti di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah.

Distribusi Beras Siaga Melalui Jalur Laut

Selain jalur udara, Bulog juga memastikan distribusi melalui jalur laut dengan menyiapkan stok beras siaga di pelabuhan wilayah terdampak. Instruksi penyiapan stok antara 30 hingga 50 ton di pelabuhan dilakukan untuk menjamin pengiriman bantuan pangan lewat laut dapat dilakukan dengan cepat.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Bulog memastikan gudang beras beroperasi selama 24 jam untuk mendukung percepatan distribusi bantuan. Kebijakan ini diterapkan selama masa tanggap darurat hingga kondisi benar-benar pulih.

Dengan kondisi yang kini stabil dan tanpa kepanikan, seperti panic buying yang sempat terjadi di Aceh Tengah, Rizal memastikan stok siaga beras di bandara dan pelabuhan telah ditarik sepenuhnya. "Jadi insya Allah, kebutuhan logistik di daerah bencana cukup terpenuhi," tambahnya.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Video: Trump Ancam Bikin Iran Kembali ke Zaman Batu, Iran Tak Gentar
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
14 Korban Kebakaran Gudang Gas di Bekasi Dapat Penanganan Medis
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kodim Magelang Siapkan Pemakaman Militer bagi Serka Anumerta Ichwan
• 7 jam lalurepublika.co.id
thumb
Indonesia Tahan Harga BBM Saat Minyak Dunia Bergejolak, Berapa Lama Bertahan? | ROSI
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Tegasnya Menlu Iran ke AS, Tak Ada Lagi Percaya
• 1 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.