Pamekasan, Jawa Timur (ANTARA) - Kepolisian Resor Pamekasan, Jawa Timur, menerjunkan sedikitnya 220 personel guna mengamankan rangkaian perayaan Paskah di sejumlah gereja wilayahnya.
"Pengamanan mulai Kamis hari ini hingga Minggu, 5 April nanti dan melibatkan semua pejabat utama di Mapolres Pamekasan," kata Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto di sela kegiatan memantau pengamanan di Pamekasan, Jawa Timur, Kamis malam.
Ia menjelaskan 220 personel itu bertugas mengamankan sejumlah rangkaian ibadah Paskah di tujuh gereja Pamekasan.
Yakni, Gereja Maria Ratu Para Rasul di Jalan Jokotole; Gereja Pantekosta Pusat Surabaya di Jalan Trunojoyo; Gereja Pantekosta di Indonesia (GPDI) Sola Gracia di Jalan Jingga; lalu Gereja Pantekosta Serikat Indonesia (GSPII) di Jalan Kamboja; dan Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) Mahkota Hayat di Jalan Jokotole.
Selanjutnya, Gereja Bethel Indonesia (GBI) Rock di Jalan Kemayoran, serta Gereja Bethel Apostolik dan Profetik di Jalan Trunojoyo.
Kapolres menjelaskan pengamanan dimulai dengan melakukan sterilisasi di semua gereja, seperti menerjunkan tim pendeteksi bahan peledak dan apel pengarahan pasukan.
"Sterilisasi kami lakukan sebelum ibadah dilakukan," kata Hendra.
Menurut Kapolres, pengamanan rangkaian Paskah di Pamekasan ini dengan dua pola, yakni pola pengamanan terbuka dan tertutup.
"Pola pengamanan terbuka dilakukan oleh personel berpakaian dinas, sedangkan pengamanan tertutup oleh personel berpakaian preman," katanya.
Orang nomor satu di Polres Pamekasan ini lebih lanjut menjelaskan, dua pola pengamanan itu dilakukan, karena petugas ingin agar segala bentuk kegiatan bisa ditangani dengan melakukan deteksi dini.
"Dan, itu bisa dilakukan oleh petugas berpakaian preman," katanya.
"Kami berharap rangkaian ibadah Paskah tahun ini berjalan dengan khidmat, aman, dan lancar. Kami juga meminta masyarakat untuk segera melapor ke hotline call centre 110 jika menemukan hal-hal yang mencurigakan di sekitar lokasi ibadah," katanya menambahkan.
Serangkaian kegiatan ibadah umat Kristiani pada Paskah adalah Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci, dan Minggu Paskah.
"Semua rangkaian kegiatan ini yang menjadi fokus pengamanan kami, sehingga saudara-saudara kita umat Kristiani bisa menjalankan ibadah dengan tenang dan hikmat," kata Kapolres Hendra.
Baca juga: Polres Pamekasan bongkar produksi petasan daya ledak tinggi
Baca juga: Polres Pamekasan terjunkan tim medis ke korban tanah longsor
"Pengamanan mulai Kamis hari ini hingga Minggu, 5 April nanti dan melibatkan semua pejabat utama di Mapolres Pamekasan," kata Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto di sela kegiatan memantau pengamanan di Pamekasan, Jawa Timur, Kamis malam.
Ia menjelaskan 220 personel itu bertugas mengamankan sejumlah rangkaian ibadah Paskah di tujuh gereja Pamekasan.
Yakni, Gereja Maria Ratu Para Rasul di Jalan Jokotole; Gereja Pantekosta Pusat Surabaya di Jalan Trunojoyo; Gereja Pantekosta di Indonesia (GPDI) Sola Gracia di Jalan Jingga; lalu Gereja Pantekosta Serikat Indonesia (GSPII) di Jalan Kamboja; dan Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) Mahkota Hayat di Jalan Jokotole.
Selanjutnya, Gereja Bethel Indonesia (GBI) Rock di Jalan Kemayoran, serta Gereja Bethel Apostolik dan Profetik di Jalan Trunojoyo.
Kapolres menjelaskan pengamanan dimulai dengan melakukan sterilisasi di semua gereja, seperti menerjunkan tim pendeteksi bahan peledak dan apel pengarahan pasukan.
"Sterilisasi kami lakukan sebelum ibadah dilakukan," kata Hendra.
Menurut Kapolres, pengamanan rangkaian Paskah di Pamekasan ini dengan dua pola, yakni pola pengamanan terbuka dan tertutup.
"Pola pengamanan terbuka dilakukan oleh personel berpakaian dinas, sedangkan pengamanan tertutup oleh personel berpakaian preman," katanya.
Orang nomor satu di Polres Pamekasan ini lebih lanjut menjelaskan, dua pola pengamanan itu dilakukan, karena petugas ingin agar segala bentuk kegiatan bisa ditangani dengan melakukan deteksi dini.
"Dan, itu bisa dilakukan oleh petugas berpakaian preman," katanya.
"Kami berharap rangkaian ibadah Paskah tahun ini berjalan dengan khidmat, aman, dan lancar. Kami juga meminta masyarakat untuk segera melapor ke hotline call centre 110 jika menemukan hal-hal yang mencurigakan di sekitar lokasi ibadah," katanya menambahkan.
Serangkaian kegiatan ibadah umat Kristiani pada Paskah adalah Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci, dan Minggu Paskah.
"Semua rangkaian kegiatan ini yang menjadi fokus pengamanan kami, sehingga saudara-saudara kita umat Kristiani bisa menjalankan ibadah dengan tenang dan hikmat," kata Kapolres Hendra.
Baca juga: Polres Pamekasan bongkar produksi petasan daya ledak tinggi
Baca juga: Polres Pamekasan terjunkan tim medis ke korban tanah longsor





