DPR Desak Kajari Karo Danke Rajagukguk dan Anak Buahnya Dicopot Buntut Kasus Amsal Sitepu

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Kejasaan Negeri (Kajari) Karo, Danke Rajagukguk menyampaikan permintaan maaf buntut perkara dugaan korupsi yang menyeret videografer Amsal Christy Sitepu.

Menanggapi hal itu anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan dengan tegas meminta Kajari Karo Danke Rajagukguk dan jajarannya dicopot dari jabatannya.

Hal itu disampaikan Hinca dalam rapat Komisi III DPR RI di Senayan, Jakarta, Kamis (2/4/2026). Hinca tampak emosi bukan main saat menyampaikan hal tersebut.

"Jadi Pak Kajati, lewat pimpinan, saya enggak mundur satu kata pun agar ini berjalan dengan baik. Tarik Kajari, tarik semua Kasi-Kasi ini, semua yang terlibat kasus ini, tarik! Dan setelah itu, selepas ini, Anda harus minta maaf dan menarik ini. Karena kesalahannya fatal," teriaknya.

Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan dalam rapat Komisi III DPR RI di Senayan, Jakarta, Kamis (2/4/2026).
Sumber :
  • YouTube Parlemen TV

Bahkan, Hinca menyebut jika Danke Rajagukguk dan anak buahnya itu masih perlu sekolah lagi sebagai jaksa.

"Secara profesional, enggak bisa kita hentikan begitu saja ini. Kalau bahasa kita copot dulu, sekolahkan lagi, belajar lagi supaya semuanya baik," katanya.

Hinca juga meminta Kajati Sumatera Utara Harli Siregar menyampaikan kepada Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin agar Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna juga meminta maaf.

Pasalnya, kata Hinca, Anang sempat pasang badan terhadap Kejari Karo ketika kasus Amsal Sitepu masih bergulir. 

"Kesimpulan saya adalah apapun nanti keputusan di sini, mesti menjadi pembelajaran yang terhormat," tegas Hinca.

Kajari Karo Minta Maaf

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karo, Danke Rajagukguk, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka terkait penanganan perkara dugaan korupsi proyek video profil desa yang sempat menyeret videografer Amsal Christy Sitepu ke proses pidana.

Permintaan maaf itu disampaikan dalam rapat bersama Komisi III DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/4/2026), yang juga dihadiri jajaran Kejati Sumatera Utara, Komisi Kejaksaan, serta Amsal Sitepu.

“Kami mohon maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan kami,” ujar Danke.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Video: Utang AS USD 39 Triliun, Perang Iran Bikin Beban Makin Berat?
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kemdiktisaintek Perkuat Kerja Sama Teknologi dan Riset dengan Republik Siprus untuk Dorong Kolaborasi Global
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Guncangan di Balik Tembok Merah: Antara Spekulasi Nasib Wen Jiabao dan Jaringan Bawah Tanah Iran
• 4 jam laluerabaru.net
thumb
Media Vietnam Kaget Bukan Main Lihat Pemain Timnas Indonesia di Belanda Berbondong-bondong Diskors
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Ayat Ini Turun Akibat Kelicikan dan Kebencian Yahudi kepada Rasul, Islam, Bangsa Arab
• 14 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.