Kemenekraf dukung pengembangan IP lokal di Bandara Soekarno-Hatta

antaranews.com
14 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, mengapresiasi rencana pengembangan karakter berbasis kekayaan intelektual/intellectual property (IP) dari kuliner lokal Butter Baby di Bandara Soekarno-Hatta.

“Saya melihat potensi luar biasa dari Butter Baby yang tidak hanya menjual produk kuliner, tetapi juga berhasil membangun ekosistem karakter yang kuat sebagai aset IP bangsa,” kata Riefky dalam keterangan yang diterima diterima di Jakarta, Jumat.

Butter Baby merupakan jenama lokal yang bergerak di sektor makanan dan minuman serta pengembangan IP melalui fokus produk pada sajian anak dan keluarga dengan karakter ikonik.

Kementerian Ekraf menyambut baik rencana Butter Baby untuk membuka gerai sekaligus menampilkan instalasi patung karakter raksasa sebagai daya tarik wisatawan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 19 Juni 2026.

Baca juga: Menekraf: Ekonomi kreatif jadi mesin baru ekonomi nasional

Sinergi ini akan diperkuat dengan penguatan komunikasi melalui kanal resmi pemerintah hingga kolaborasi simbolis pada momen Hari Kemerdekaan nanti.

“Kehadiran saya pada Grand Opening 19 Juni 2026 merupakan bentuk komitmen penuh untuk mendukung karya talenta kreatif Indonesia yang membanggakan bagi bangsa," jelas Menteri Ekraf.

CEO Butter Baby, Shane John Lewis mengatakan, dukungan Kementerian Ekraf memantapkan langkah strategis pihaknya untuk melanjutkan visi besarnya memperluas jangkauan bisnis ke pasar internasional, khususnya Thailand dan Malaysia.

Dengan begitu, Butter Baby bisa menambah jenama lokal di bidang kuliner dan IP berkancah di level global.

"Langkah besar menuju negara tetangga merupakan bagian dari ambisi kami dalam memperkenalkan potensi kreatif Indonesia ke pasar mancanegara secara lebih luas. Kami optimis bahwa sinergi lintas batas ini akan mengukuhkan posisi jenama sebagai pemain yang diperhitungkan di Asia Tenggara," ujarnya.

Menteri Ekraf berharap kehadiran Butter Baby di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta dapat menjadi etalase kreativitas Indonesia yang membanggakan di mata penumpang internasional.

Hal ini sekaligus menegaskan komitmen Kementerian Ekraf dalam mendorong jenama lokal naik kelas hingga mampu bersaing di pasar global.

Baca juga: Wamenekraf dorong IP lokal dengan pendekatan kolaborasi hexahelix

Baca juga: Kemenekraf jadikan Tahilalats Station 2026 etalase IP Indonesia

Baca juga: Kementerian Ekonomi Kreatif dukung kolaborasi promosi produk lokal


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Membanggakan, Pelajar Asal Makassar Diterima di 5 Universitas Top Dunia dengan Beasiswa Penuh
• 21 jam laluterkini.id
thumb
KAI Layani 5 Juta Penumpang Selama Lebaran 2026, Naik 8 Persen
• 9 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Garuda (GIAA) Buka Penerbangan Denpasar-Papua, Beroperasi Empat Kali Sepekan
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
Editorial MI: Memastikan Efisiensi Terukur
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sampel 50 balita suspek campak di Solo diuji, warga diimbau vaksinasi
• 21 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.