Grid.ID – Aktor Ammar Zoni menumpahkan seluruh isi hatinya saat membacakan nota pembelaan atau pleidoi Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (2/4/2026). Salah satu poin yang paling menyita perhatian adalah pengakuannya mengenai kehancuran batin saat diceraikan oleh Irish Bella di tengah perjuangannya melawan ketergantungan narkotika.
Di hadapan majelis hakim, Ammar menceritakan betapa pedihnya kenyataan bahwa "rumah" tempatnya kembali pulang justru mengasingkannya saat ia sedang dalam kondisi paling rapuh.
Ammar mengungkapkan bahwa kabar keinginan cerai tersebut ia terima saat dirinya sedang menjalani rehabilitasi akibat kasus narkoba yang kedua. Baginya, perceraian adalah hal yang mustahil karena ia tumbuh dalam keluarga yang memegang teguh prinsip kesetiaan.
"Saya dibesarkan oleh keluarga yang tidak ada kata bercerai. Melihat betapa besar cinta Bapak kepada Mama sampai akhir hayatnya, tentu saya tidak ingin ada kata cerai di hidup saya," ujar Ammar dengan suara bergetar.
Mantan bintang sinetron 7 Manusia Harimau ini mengaku telah melakukan segala daya upaya untuk mempertahankan rumah tangganya.
"Saya sudah meminta maaf, memohon, merajuk, meratap, menangis meminta dikasihani, meminta kesempatan sekali lagi agar jangan sampai berakhir. Namun keputusannya (Irish Bella) sudah bulat," kenangnya pilu.
Dalam pleidoinya, Ammar mempertanyakan mengapa dirinya ditinggalkan di saat ia sedang berjuang melawan penyakit adiksi. Ia merasa sangat sakit hati karena merasa "dibuang" oleh satu-satunya orang yang ia harapkan menjadi sandaran.
"Kecanduan adalah penyakit otak kronis yang sulit disembuhkan. Lalu kenapa orang yang sedang sakit dibuang? Di saat hanya dia satu-satunya sebagai rumah tempat saya kembali pulang, tetapi malah diasingkan atas kekurangan saya," tuturnya di ruang sidang.
Meski secara logika ia sempat merasa pantas ditinggalkan karena merasa bukan imam yang baik, namun batinnya tetap menolak kenyataan bahwa keluarganya kini telah runtuh.
Titik Terendah: Istri Menikah Lagi dan Ayah Berpulang
Kekecewaan Ammar semakin memuncak saat ia harus menghadapi rentetan tragedi secara bertubi-tubi. Setelah diceraikan, ia harus menerima kenyataan pahit bahwa ayahnya, Suhendri Zoni, meninggal dunia saat Ammar berada di balik jeruji besi.
Hantaman terakhir yang membuatnya hampir "gila" adalah kabar bahwa Irish Bella akan segera menikah lagi dengan pria pilihannya sendiri tak lama setelah mereka resmi berpisah.
"Inilah titik terendah saya. Seolah-olah kenangan buruk itu muncul secara bersamaan tentang kehilangan. Ditambah pula mantan istri mengabari kalau dia akan segera menikah lagi," ungkap Ammar.
Janji untuk Anak-anak
Meskipun kini harus berjuang sendirian tanpa didampingi Irish Bella, Ammar Zoni berjanji di depan hakim bahwa ia ingin berubah demi anak-anaknya. Melalui pleidoi jujur ini, ia memohon agar hakim memberikan kesempatan rehabilitasi agar ia bisa menebus waktu yang hilang sebagai seorang ayah.
"Daddy janji ini yang terakhir, benar-benar terakhir. Daddy janji besok lusa Daddy akan tebus semua waktu yang pernah hilang. Waktu bersama kalian," pungkasnya seraya meminta maaf kepada anak-anaknya, Air dan Amala.
Sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda tanggapan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). Ammar berharap kejujurannya tentang rahasia diri dan kepedihan hidupnya dapat mengetuk pintu hati majelis hakim untuk memberikan vonis yang seadil-adilnya.
Sebagai informasi, Ammar Zoni diduga terlibat peredaran narkoba di dalam Rutan Cipinang. Jaksa Penuntut umum mengungkapkan aksi Ammar Zoni terungkap pada 31 Desember 2024, di mana ia disebut menerima 100 gram sabu dari seseorang bernama Andre (DPO).
Narkotika tersebut kemudian dibagi dua, dengan 50 gram diserahkan kepada terdakwa Muhammad Rivaldi untuk diedarkan kembali di dalam rutan. Namun akhirnya pendistribusian barang haram ini terbongkar oleh petugas. Akibat perbuatannya Ammar Zoni dituntut 9 tahun penjara. (*)
Artikel Asli




