Mengutip GSM Arena, fitur anti-stalking dirancang untuk melindungi pengguna dari penyalahgunaan perangkat pelacak. Apple merilis firmware terbaru, yaitu versi 3.0.45, untuk AirTag 2 yang secara khusus membawa perubahan pada fitur anti-stalking.
Pembaruan ini mengoptimalkan suara peringatan saat perangkat mendeteksi adanya pelacakan yang tidak diinginkan. Perubahan utama terletak pada suara notifikasi pelacakan, kini dibuat lebih mudah dikenali dan dilokalisasi oleh pengguna.
Dengan demikian, seseorang dapat lebih cepat menemukan AirTag asing yang mungkin disisipkan tanpa sepengetahuan mereka. Salah satu peningkatan penting dari AirTag 2 adalah penggunaan speaker lebih kuat, bahkan hingga 50% lebih keras dibandingkan dengan generasi sebelumnya.
Dengan pembaruan terbaru, Apple tidak hanya mengandalkan volume, tetapi juga mengubah karakter suara agar lebih mudah didengar di berbagai kondisi, lebih mudah dikenali arah sumbernya, dan membantu proses pencarian melalui fitur Precision Finding.
Hal ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan keamanan pengguna, terutama dalam situasi yang melibatkan potensi pelacakan tanpa izin. Sejak generasi pertama, AirTag sempat menuai kritik karena potensi disalahgunakan untuk stalking.
Sebagai respons, Apple terus memperbarui sistem keamanan, termasuk notifikasi otomatis ke iPhone jika ada AirTag asing yang mengikuti, dukungan deteksi lintas platform, termasuk Android, dan identitas Bluetooth yang terus berubah untuk menjaga privasi.
Pembaruan terbaru ini memperkuat pendekatan tersebut dengan membuat deteksi fisik perangkat menjadi lebih mudah dan cepat. AirTag 2 sendiri diperkenalkan pada awal 2026 dengan sejumlah peningkatan, seperti jangkauan pelacakan lebih jauh, akurasi lebih tinggi, serta integrasi lebih kuat dengan ekosistem Apple.
Namun, fokus Apple kini semakin jelas tidak hanya menghadirkan kemudahan melacak barang, tetapi juga memastikan teknologi tersebut tidak disalahgunakan. Pembaruan terbaru AirTag 2 menunjukkan komitmen Apple dalam meningkatkan keamanan pengguna.
Dengan penyempurnaan fitur anti-stalking melalui perubahan suara notifikasi, pengguna kini dapat lebih mudah mendeteksi dan menemukan perangkat yang digunakan untuk pelacakan tanpa izin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)





