Rusunawa Angke Dikepung Tumpukan Sampah: Bau Menyengat, Belatung hingga Tikus Berkeliaran

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Permukiman warga yang menempel dengan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Angke, Tambora, Jakarta Barat, dipenuhi tumpukan sampah.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi pada Jumat (3/4/2026) pagi, gunungan sampah tampak memenuhi gang-gang di area tempat tinggal warga, menciptakan suasana kumuh, kotor, dan tidak sehat.

Di salah satu area terbuka antara blok hunian, sampah rumah tangga bertumpuk dalam kantong plastik berwarna-warni setinggi kurang lebih satu meter.

Baca juga: Jerit Hati Warga Muara Angke Hidup di Tengah Banjir Rob: Mau Tidur Juga Susah

Beberapa tempat penampungan sampah berukuran besar sudah tidak mampu menampung beban, menyebabkan sampah berserakan di jalanan yang tampak becek dan menghitam akibat air dari sampah.

Selokan dan saluran air di area rusun pun tertutup rapat oleh lautan sampah plastik, botol bekas, dan limbah rumah tangga.

Air di bawahnya kini tidak terlihat lagi, hanya menyisakan genangan hitam pekat karena saluran tersumbat.

Bau busuk menyengat menusuk hidung seketika saat memasuki kawasan Rusunawa Angke.

Perpaduan bau sampah organik yang membusuk dan air lindi yang menggenang membuat sejumlah warga harus hidup berdampingan dengan bau tak sedap ini.

Bahkan, tikus dan belatung tampak berkeliaran di area jalan permukiman warga, lengkap dengan ratusan lalat yang beterbangan hingga ke area hunian.

Padahal, banyak warung makanan yang beroperasi dalam radius jarak 50 hingga 100 meter dari area tumpukan sampah.

Baca juga: Sampah di Jakbar Capai 807 Ribu Ton, Hanya 25 Persen yang Bisa Ditangani

Meski begitu, kondisi ini disebut sudah jauh lebih baik dibanding kondisi selama dua pekan terakhir yang sempat menumpuk hingga atap rumah warga.

Dua buah dump truck dan puluhan personel Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat pun dikerahkan membersihkan tumpukan sampah tersebut.

KOMPAS.com/Ridho Danu Prasetyo Permukiman warga di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Angke, Tambora, Jakarta Barat dipenuhi tumpukan sampah, Jumat (3/4/2026)

Nyaris sebulan tak diangkut

Warga mengeluhkan kondisi ini sudah berlangsung lama, nyaris satu bulan sejak bulan Ramadhan hingga melewati hari Raya Idul Fitri.

Aminah (52), salah satu warga yang juga berdagang makanan di area tersebut, menyebut tumpukan sampah ini terjadi karena terhambatnya proses pengangkutan sejak bulan Ramadhan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Kondisinya katanya sih dari Bantar Gebangnya ini, longsor. Jadi angkutan sampahnya jadi enggak bisa ngangkut," ujar Aminah saat ditemui Kompas.com di lokasi, Jumat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IHSG Ditutup Turun 2,19%, Saham Prajogo BREN, TPIA hingga BRPT Babak Belur
• 15 jam lalukatadata.co.id
thumb
Investasi Jember Melejit 70 Persen di 2025, Inflasi Tetap Terkendali di Tengah Tekanan Harga
• 19 jam lalurealita.co
thumb
Banjir Rendam 12 Desa di Grobogan Akibat Luapan Sungai Usai Hujan Lebat
• 4 jam lalupantau.com
thumb
Harga Cabai Rawit Makin Melesat, Ayam Sudah Rp 50.000-an
• 7 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
Jumat Agung di Gereja Katedral Jakarta, Ini Lokasi Parkir bagi Jemaat
• 57 menit lalukompas.tv
Berhasil disimpan.