Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Kedua perusahaan akan mengeksplorasi potensi kolaborasi dalam pengembangan dan penerapan teknologi rendah karbon, khususnya pada pengembangan CCS.

Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon

IDXChannel - PT Pertamina (Persero) memperkuat kerja sama dengan mitra internasional dalam pengembangan solusi energi rendah karbon dengan POSCO International Corporation.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU). Kesepakatan ini menjadi langkah strategis kedua perusahaan untuk menjajaki pengembangan dan potensi penerapan teknologi rendah karbon di Indonesia dan Korea Selatan.

Baca Juga:
Simak Harga BBM Pertamina Terbaru Hari Ini Rabu 1 April 2026

Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri bersama Kye-In Lee, Chief Executive Officer POSCO International di Korea Selatan pada Rabu (1/4/2026).

Melalui MoU ini, kedua perusahaan akan mengeksplorasi potensi kolaborasi dalam pengembangan dan penerapan teknologi rendah karbon, khususnya pada pengembangan Carbon Capture Storage (CCS) dan Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS), pengembangan Blue Hydrogen/Ammonia, serta potensi kerja sama pada sektor Energi Baru dan Terbarukan (EBT).

Baca Juga:
Pertamina Buka Suara usai Pemerintah dan DPR Sebut Harga BBM Tak Naik 1 April

Penandatanganan MoU ini merupakan bagian dari kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto ke Korea Selatan dalam rangka kerjasama bilateral antara kedua Negara.

Direktur Utama PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri mengatakan, melalui kerja sama ini, Pertamina terus memperkuat kolaborasi global dalam pengembangan teknologi rendah karbon sekaligus mendukung upaya percepatan transisi energi yang berkelanjutan serta memperkuat ketahanan energi nasional. 

Baca Juga:
Purbaya Sebut Pertamina Tanggung Sementara Selisih Harga BBM Nonsubsidi

“Kolaborasi ini menjadi langkah penting bagi Pertamina untuk mempercepat pengembangan ekosistem teknologi rendah karbon di Indonesia, dengan pemanfaatan teknologi CCS/CCUS, pengembangan hidrogen biru, hingga energi baru terbarukan yang diharapkan dapat mendukung target penurunan emisi sekaligus membuka peluang ekonomi karbon di masa depan,” kata Simon.

Baca Juga:
Pertamina-INPEX Perkuat Kerja Sama, Proyek LNG Abadi Blok Masela Diharapkan Terealisasi

Kerja sama mencakup kajian aspek teknis pada rantai teknologi rendah karbon, serta kajian non teknis untuk penerapan teknologi rendah karbon tersebut. 

Sinergi dua perusahaan ini diharapkan dapat meningkatkan kerja sama bilateral dalam mencapai target penurunan emisi karbon, sehingga mendukung target Pemerintah untuk Net Zero Emission (NZE).

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, berkoordinasi dengan Danantara Indonesia.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Foto: Melihat Upacara Pelepasan Jenazah Tiga Prajurit TNI oleh UNIFIL di Lebanon
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Kebut Huntap-Huntara, Satgas PRR Komitmen Berikan Hidup Layak Bagi Penyintas
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
Youtube dan Meta Kembali Dipanggil Kemkomdigi Terkait Perlindungan Anak
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke Persib Bandung Usai Tersingkir oleh Ratchaburi di 16 Besar ACL 2, Hukuman Apa Saja?
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Iran-Oman susun protokol pengawasan Selat Hormuz
• 5 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.