Cerita Pemeran Yesus dalam Jalan Salib di Katedral: Puasa dan Tangisan saat Misa

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Suasana khidmat menyelimuti Gereja Katedral Jakarta saat pementasan Jalan Salib Kreatif bertajuk Lux in Nihilo digelar pada Jumat (3/4).

Di balik pementasan yang menyentuh, tersimpan cerita personal para pemeran yang menjalani proses tak sekadar latihan, tetapi juga perjalanan spiritual.

Aaron (27), pemeran Yesus, mengaku peran tersebut membawanya pada pengalaman batin yang mendalam. Ia bahkan menjalani puasa selama proses pendalaman karakter.

“Saya sampai beberapa kali harus melakukan puasa. Selama menjalani peran ini, kalau sedang mengikuti misa, kadang saya sampai menangis juga,” ujarnya kepada wartawan usai pementasan di Gereja Katedral Jakarta, Jumat (3/4).

Baginya, memerankan Yesus Kristus bukan hanya soal akting, tetapi mencoba memahami bagaimana penderitaan dan pewartaan dalam kisah sengsara.

“Kadang susah dijelaskan, tapi itu yang saya rasakan,” katanya.

Ia menyebut seluruh adegan memiliki tantangan tersendiri, terutama karena ada bagian yang jarang ditampilkan dalam Jalan Salib pada umumnya.

Untuk mendalaminya, Aaron tak hanya mencari referensi, tetapi juga memperkuat sisi spiritual lewat doa dan puasa.

“Iman itu adalah misteri. Yang saya dapatkan dari sini adalah harus tetap percaya dengan iman kita masing-masing,” tuturnya.

Cerita serupa datang dari Arya Setiawan Tarigan, pemeran Yesus saat disalib. Meski sudah pernah memainkan peran serupa tahun lalu, ia mengaku tetap mengalami pergulatan batin.

“Bahkan sampai mau masuk ke babak saya, saya masih merasa, ‘Benarkah Tuhan pakai aku seperti ini?’,” katanya.

Arya menilai tantangan terbesar bukan sekadar adegan, melainkan bagaimana ia merefleksikan makna pengorbanan tersebut secara pribadi.

“Saya sendiri merasa masih belum pantas dan layak untuk memerankan sosok Yesus karena ini adalah peran yang besar,” ujarnya.

Sementara itu, Michael yang memerankan Petrus juga menghadapi tantangan berbeda.

Ia sempat merasa ragu saat pertama kali menerima peran tersebut karena kompleksitas karakter yang harus dibawakan.

“Pertama mungkin ada sedikit penolakan karena saya rasa perannya cukup kompleks, dengan berbagai scene yang kutipannya langsung dari Kitab Suci,” ujarnya.

Menurut Michael, karakter Petrus dalam pementasan ini tidak hanya menampilkan sisi kesetiaan, tetapi juga pergulatan batin saat menyangkal Yesus.

Ia pun harus memahami interpretasi naskah agar pesan Kitab Suci bisa tersampaikan kepada umat.

Dengan dukungan tim dan proses latihan selama lima bulan, ia akhirnya mampu menjalani peran tersebut.

“Puji Tuhan, saya puas dengan hasilnya tadi,” katanya.

Ia juga mengaku memiliki pengalaman berbeda dibanding tahun sebelumnya.

Jika sebelumnya ia berperan sebagai Yusuf, tahun ini ia dipercaya menjadi tokoh utama dalam sudut pandang yang lebih kompleks.

“Yang saya suka dari Katedral Jakarta, terus berinovasi dan beradaptasi menampilkan Jalan Salib dari sudut pandang tokoh yang berbeda,” ujarnya.

Di sisi lain, Ketua I Dewan Paroki Harian Katedral Jakarta, Romo Yohanes Deodatus, menjelaskan bahwa Jalan Salib tahun ini memang mengangkat perspektif Petrus, murid Yesus yang sempat menyangkal dalam ketakutan.

“Dalam kelemahannya, Petrus menyangkal Yesus. Itu yang ingin ditonjolkan, bahwa manusia dalam penderitaan dan ketakutan kerap kali bisa meninggalkan Tuhan. Tapi Tuhan tidak pernah meninggalkan manusia,” kata Romo Yohanes.

Pementasan ini melibatkan hampir 200 Orang Muda Katolik (OMK) Katedral Jakarta yang telah berproses sejak November 2025, mulai dari casting hingga latihan intensif.

Lebih dari sekadar pertunjukan, Jalan Salib Kreatif ini menjadi ruang refleksi iman bagi umat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BMKG: Cuaca Masa Peralihan Picu Hujan Lebat dan Hotspot, Waspada Dua Ancaman Sekaligus
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
4.500 Personel Disiagakan untuk Amankan Paskah di Jakarta dan Sekitarnya
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Peran Baru Ole Romeny di Timnas Indonesia: Tak Hanya Sekadar Targetman, Bisa Juga Jadi Pembagi Bola
• 46 menit lalubola.com
thumb
Fakta-fakta Kebakaran SPBE Cimuning Bikin Korban Luka, Penyebab Diusut
• 9 jam laludetik.com
thumb
Sejumlah Dampak Gempa Sulut dan Malut
• 10 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.