CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Kinerja sektor pariwisata di Sulawesi Selatan pada Februari 2026 menunjukkan tren penurunan. Hal ini terlihat dari turunnya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman), perjalanan wisatawan nusantara (wisnus), hingga tingkat hunian hotel.
Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel tercatat Februari 2026, jumlah kunjungan wisman tercatat sebanyak 1.410 kunjungan, turun 6,93 persen dibandingkan Januari 2026 yang mencapai 1.515 kunjungan.
Kunjungan wisman ke Sulsel masih didominasi oleh beberapa negara utama. Malaysia menjadi penyumbang terbesar dengan 606 kunjungan, meskipun mengalami penurunan dibanding Januari 2026 yang sebanyak 908 kunjungan.
Sementara itu, wisatawan asal Tiongkok menunjukkan tren positif dengan 212 kunjungan, meningkat tipis dibanding Januari 2026 yang hanya 145 kunjungan.
Negara lainnya yang turut menyumbang kunjungan antara lain Singapura: 71 kunjungan, Perancis: 56 kunjungan, Jerman: 22 kunjungan dan Amerika Serikat: 22 kunjungan
Penurunan juga terjadi pada Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Sulawesi Selatan. Pada Februari 2026, TPK tercatat sebesar 44,50 persen, turun tipis 0,26 poin dibanding Januari 2026 yang sebesar 44,76 persen.
Dari sisi domestik, perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) mengalami penurunan cukup dalam. Pada Februari 2026 tercatat 3,31 juta perjalanan, turun 19,18 persen dibanding Januari 2026 yang mencapai 4,06 juta perjalanan.
Jumlah perjalanan wisatawan nasional (wisnas) melalui pintu kedatangan Bandara Sultan Hasanuddin juga mengalami penurunan. Tercatat 12.396 perjalanan pada Februari 2026, turun 4,28 persen dibanding Januari 2026 yang mencapai 12.950 perjalanan.
Penurunan kinerja pariwisata Sulawesi Selatan pada Februari 2026 menunjukkan adanya perlambatan musiman setelah periode liburan awal tahun yang biasanya dipengaruhi Efek low season setelah libur tahun baru.




