Mengenal Andi Atssam Mappanyukki, Calon Dekan Termuda: Misi Bawa FIKK UNM Menuju Panggung Dunia

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR – Di koridor Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar, ada nama anak muda yang ingin berkontribusi besar.

Andi Atssam Mappanyukki. Dia bukan figur asing. Pria kelahiran Arasoe, 4 Oktober 1982 itu, kini tengah memantapkan langkahnya dalam bursa calon Dekan FIKK UNM.

Dia mengusung ambisi yang jernih : membawa almamaternya melompat lebih tinggi. Bukan hanya di kancah nasional, namun menjangkau level internasional dengan berbagai prestasi yang akan dia wujudkan.

Dia ulet, pekerja keras, dan punya komitmen kuat. Perjalanan akademiknya mencerminkan kegigihan seorang penuntut ilmu, tak kenal lelah belajar, di mana pun dan kepada siapa pun.

Setelah menyelesaikan studi S1 di UNM, dia menapakkan kaki ke Surabaya untuk meraih gelar Magister di Universitas Airlangga, hingga akhirnya resmi menyandang gelar Doktor dari Universitas Negeri Yogyakarta pada awal 2024 lalu.

Di balik kesibukannya, dukungan sang istri, Sunarti (perempuan asal Polewali Mandar) dan kedua buah hatinya, menjadi jangkar yang menjaga semangatnya tetap tegak.

Visi besar yang dia usung jelas. bukan sekadar menang, bapi berdampak. Bagi Atssam, memimpin fakultas bukan soal jabatan, melainkan tentang dampak. Dia datang dengan visi yang lugas : Mewujudkan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan yang bersinergi, berdampak, dan berstandar global.

“Kita tidak bisa lagi hanya berpuas diri menjadi jagoan lokal. Dunia bergerak sangat cepat, saya ingin memastikan FIKK UNM menjadi ekosistem yang inklusif, di mana setiap lulusan kita punya rasa percaya diri yang sama tingginya, baik saat mereka bekerja di Makassar mau pun saat bersaing di level global,” ujarnya, Jumat, 3 April.

Selain itu, dia juga mengusung misi yang membumi. Merumuskan lima langkah strategis yang dia sebut sebagai peta jalan transformasi. Salah satu yang paling ditekankan adalah riset yang tidak boleh hanya berakhir di rak perpustakaan.

“Saya bermimpi riset-riset kita benar-benar ‘berbicara’. Artinya, ada hilirisasi. Inovasi yang dihasilkan dosen dan mahasiswa harus responsif terhadap apa yang dibutuhkan masyarakat saat ini, terutama dalam meningkatkan kebugaran dan prestasi olahraga,” tambahnya.

Dia juga berkomitmen memperkuat tata kelola fakultas yang transparan. Menurutnya, good university governance adalah harga mati. “Tata kelola yang profesional dan akuntabel adalah fondasi. Tanpa itu, kolaborasi internasional dan kepercayaan industri sulit kita raih,” imbuhnya.

Kini rekam jejak berbicara, kepercayaan diri Andi Atssam tumbuh dari pengalaman nyata. Sejak 2019, ia telah memegang kemudi sebagai Ketua Program Studi Administrasi Kesehatan. 

Dia adalah figur di balik layar yang ikut andil atas lahirnya prodi-prodi baru, seperti Gizi dan Fisioterapi. DIa juga punya peran penting dalam mengawal perubahan naskah akademik fakultas pada tahun 2024.

“Pengalaman mengawal lahirnya berbagai prodi baru mengajarkan saya arti penting kolaborasi. Kita butuh sinergi antara perguruan tinggi, industri, dan lembaga olahraga agar fakultas ini tetap relevan,” pungkasnya.

Kini, dengan bekal ilmu doktoral yang masih segar dan pengalaman manajerial yang matang, Andi Atssam Mappanyukki bersiap mewakafkan energinya untuk membawa FIKK UNM menjadi fakultas yang tidak hanya berwibawa di Indonesia, tapi juga berdampak bagi dunia. (wid)

Visi”Mewujudkan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan UNM yang bersinergi, berdampak, dan berstandar global”

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan yang inklusif dan berstandar global untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing dalam bidang olahraga dan kesehatan.
  2. Meningkatkan publikasi, hilirisasi riset dan inovasi yang responsif dengan kebutuhan masyarakat
  3. Melaksanakan pengabdian masyarakat yang berdampak pada peningkatan kebugaran dan kesehatan masyarakat, serta prestasi di bidang olahraga.
  4. Meningkatkan kolaborasi dengan perguruan tinggi, industri, serta lembaga olahraga dan kesehatan, baik level nasional mau pun internasional, dalam bidang riset, pengabdian, dan kewirausahaan.
  5. Mengembangkan tata kelola fakultas yang profesional, transparan, dan akuntabel, sesuai dengan prinsip good university governance.

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Siapkan Diri Lebih Awal, CPNS 2026 Dibuka dengan Formasi Selektif dan Persaingan Ketat, Seperti Apa Mekanismenya?
• 23 jam laluharianfajar
thumb
60 Ribu Wisatawan Berpotensi Hilang, Begini Cara RI Jaga Kinerja Pariwisata Nasional
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
TVRI Gelar Fun Walk “Bola Gembira” Serentak di 26 Provinsi
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
10 Ribu Hijab Pesanan Menimipas di BLK Konveksi Lapas Cirebon Dikirim ke Aceh
• 10 jam laludetik.com
thumb
Gabriele Gravina Mundur dari Kursi Presiden Federasi Sepak Bola Italia
• 15 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.