Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Cimahi
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meninjau langsung Rumah Sakit TK II 03.05.01 Dustira, Cimahi, untuk memastikan fasilitas kesehatan milik TNI AD tersebut memberikan pelayanan prima, baik bagi prajurit maupun masyarakat umum.
Dalam kunjungannya, Kasad menerima paparan detail dari Kepala Rumah Sakit (Karumkit) TK II Dustira, Kolonel Ckm dr. Nursuandy Indra Djaya.
Paparan tersebut mencakup kesiapan berbagai layanan, mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), rawat inap, rawat jalan, rehabilitasi medik terpadu, hingga sarana penunjang diagnostik dan farmasi.
Jenderal Maruli menegaskan, sektor kesehatan merupakan salah satu prioritas utama di bawah kepemimpinannya. Menurutnya, layanan medis yang mumpuni berdampak langsung pada kesiapan tempur prajurit dan kesejahteraan keluarga besar Angkatan Darat.
“Fasilitas kesehatan TNI AD harus mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan profesional. Ini merupakan bagian dari upaya kita dalam menjaga kesiapan prajurit,” tegas Kasad, dilansir dari laman resmi TNI AD, Jumat, 3 April 2026.
Dorong Inovasi dan Studi Banding
Mengingat peran strategis RS Dustira yang juga melayani masyarakat luas, Kasad mendorong adanya peningkatan standar infrastruktur secara berkelanjutan. Ia menyatakan dukungannya terhadap rencana renovasi dan inovasi sistem pelayanan.
“Kita mendukung inovasi maupun renovasi untuk perbaikan pelayanan kesehatan bagi prajurit, keluarganya, dan masyarakat. Rumah sakit juga harus memenuhi standar infrastruktur dan pelayanan, bila perlu lakukan studi banding ke luar,” imbuhnya.
Dialog Langsung dengan Pasien
Selain memantau fasilitas fisik, Kasad juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan para tenaga kesehatan dan pasien yang sedang menjalani perawatan. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan masukan nyata mengenai kualitas pelayanan di lapangan.
Jenderal Maruli menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi para tenaga kesehatan di RS Dustira. Namun, ia mengingatkan agar kualitas sumber daya manusia (SDM) dan sistem pelayanan harus terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi medis terkini agar tetap relevan dengan kebutuhan zaman.
Editor: Redaktur TVRINews





