TABLOIDBINTANG.COM - Momen emosional akhirnya terjadi antara Tsania Marwa dan putranya, Syarif. Setelah penantian panjang selama sembilan tahun, sang aktris bisa langsung mengucapkan selamat ulang tahun ke-13 kepada buah hatinya.
Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman mantan suaminya, Atalarik Syach, di kawasan Cibinong, Jawa Barat. Suasana haru pun menyelimuti momen sederhana yang begitu berarti itu.
Disebut-sebut, kehadiran Tsania juga menjadi kesempatan untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada Atalarik. Namun, Atalarik memilih merespons dengan sikap santai.
“Saya cuma menghormati anak saya. Enggak ada respons apa-apa, saya memang baik, apalagi untuk anak,” ujar Atalarik saat ditemui di Pengadilan Negeri Cibinong, Bogor, belum lama ini.
Atalarik menegaskan, prioritas utamanya adalah menjaga perasaan anak-anak. Ia bahkan mengungkap sempat ada kekhawatiran dari sang anak yang takut melihat reaksinya.
“Anak saya sampai tanya, ‘Papa marah?’ Tapi yang penting mereka tahu saya tidak marah dan semuanya baik-baik saja,” tuturnya.
Dalam momen tersebut, Atalarik juga meminta anak-anaknya untuk menyambut kehadiran ibunya dengan baik. Ia ingin suasana tetap hangat demi kebahagiaan anak.
“Saya bilang sudah, terima dan sambut maminya. Nikmati momennya, termasuk hadiahnya,” katanya.
Meski tidak mengetahui detail hadiah yang diberikan Tsania, Atalarik mengaku yang terpenting adalah kebahagiaan anak-anaknya. Ia bahkan menggambarkan suasana rumah yang sempat “berantakan” sebagai bagian dari keceriaan.
Di balik sikap tenangnya, Atalarik tak menampik ada perasaan pribadi yang ia pendam. Namun, ia memilih tidak menunjukkannya demi menjaga situasi tetap kondusif.
“Saya tidak menunjukkan apa yang sebenarnya saya rasakan. Tapi yang jelas, tujuan kami sama, demi kebaikan anak-anak,” ungkapnya.
Atalarik juga meluruskan anggapan bahwa Tsania lama tidak bertemu anak. Ia menegaskan, komunikasi dan pertemuan sebenarnya tetap terjalin sebelumnya.
“Sudah ketemu sebelum Lebaran, bahkan sudah kasih baju. Jadi bukan baru kali ini,” jelasnya.
Namun, ia mengaku sempat terkejut karena pertemuan kali ini berlangsung di rumahnya, sesuatu yang menurutnya di luar kebiasaan.
“Biasanya bukan di rumah saya. Jadi kemarin itu memang surprise,” katanya.
Ke depan, Atalarik berharap semua pihak bisa lebih memahami situasi dan mengutamakan kondisi psikologis anak-anak.
“Yang penting jaga perasaan anak-anak dan orang di rumah. Jangan sampai ada hal yang berdampak buruk ke mereka,” pungkas Atalarik




