FAJAR, MAKASSAR – Kisah inspiratif datang dari pelosok pegunungan Desa Amola, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Seorang anak petani, Muh. Yunus, berhasil meraih predikat wisudawan terbaik program magister (S2) Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin.
Yunus (26) membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang untuk meraih prestasi akademik tertinggi. Ia mencatatkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,96 dengan predikat sangat memuaskan dan menyelesaikan studinya dalam waktu 1 tahun 5 bulan.
Wisuda periode April 2026 yang berlangsung pada 1–2 April di Baruga AP Pettarani, kampus Universitas Hasanuddin, mengukuhkan sebanyak 1.664 lulusan dari jenjang sarjana hingga doktor. Dari jumlah tersebut, Yunus dinobatkan sebagai lulusan terbaik untuk program magister Fakultas Hukum.
Yunus merupakan anak sulung dari tiga bersaudara, pasangan Hapid dan Suarni, warga Dusun Tanete, Desa Amola. Orang tuanya bekerja sebagai petani kebun dan sesekali memproduksi gula aren dengan penghasilan terbatas.
Meski menghadapi keterbatasan ekonomi dan tanpa dukungan beasiswa selama kuliah, Yunus tetap menunjukkan ketekunan dan semangat belajar tinggi. Ia diterima di Unhas pada tahun 2024 melalui jalur mandiri.
“Kami hanya petani dengan penghasilan dari kebun. Kalau ada hasil panen, kami tabung untuk biaya kuliahnya. Apapun kami lakukan agar anak bisa kuliah,” ujar orang tuanya.
Camat Binuang, Andi Saggaf Rahim, memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai prestasi Yunus menjadi contoh penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayahnya.
Hal serupa disampaikan Kepala Desa Amola, Syamsuddin. Ia mengaku bangga dan menyebut capaian ini sebagai rekor baru bagi desanya. Ia berharap keberhasilan Yunus dapat memotivasi masyarakat untuk terus mendukung pendidikan anak-anak mereka.
Pasca menyelesaikan pendidikan S2, Yunus berencana melanjutkan studi ke jenjang doktoral (S3) di sejumlah perguruan tinggi ternama seperti Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, dan Universitas Brawijaya, dengan harapan memperoleh beasiswa.
Sebelumnya, Yunus juga mencatat sejumlah prestasi, antara lain Juara 2 Lomba Artikel Hukum Nasional Magister Kenotariatan yang diselenggarakan Kemenkumham Sulsel bekerja sama dengan Unhas pada 2025, serta juara harapan lomba esai tingkat nasional yang digelar oleh UGM bersama Badan Kerja Sama Magister Kenotariatan PTN se-Indonesia pada 2024.
Riwayat Pendidikan Muh. Yunus:
SDN 061 Macera
SMPN 2 Polewali
SMAN 2 Polewali
S1 STAIN Parepare (2018–2023)
S2 Universitas Hasanuddin (2024–2026)





