TANGERANG, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar mengatakan Jepang menjadi prioritas penempatan pekerja migran Indonesia (PMI).
Sebab permintaan PMI ke Jepang disebut terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
"Kita akan menjadikan Jepang sebagai salah satu prioritas," kata Muhaimin Iskandar di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Jumat (3/4/2026).
Baca juga: 200 PMI Diberangkatkan ke Jepang, Kontrak Kerja hingga 5 Tahun
Menurut Cak Imin, kondisi tersebut dapat menjadi peluang besar bagi tenaga kerja Indonesia, khususnya lulusan pendidikan SMK.
Melalui jalur PMI, para pekerja dapat bekerja sekaligus meningkatkan kapasitas diri di tingkat global.
"Peluangnya semakin meningkat, jumlahnya semakin membesar, kebutuhan di Jepang juga semakin tinggi," ujar dia.
Adapun PMI yang diberangkatkan ke Jepang telah melalui proses pelatihan dan siap untuk langsung bekerja setibanya di negara tujuan.
Sektor pekerjaan yang dituju oleh WNI di Jepang juga beragam, seperti manufaktur, industri, hingga permesinan.
Baca juga: Momen Prabowo Bangga Bertemu Sugianto di Korsel, PMI yang Selamatkan 7 Lansia dari Kebakaran Hutan
Pemerintah, lanjut Muhaimin, akan terus mendorong perluasan penempatan PMI melalui berbagai skema kerja sama, baik antarpemerintah (G to G) maupun kolaborasi dengan pihak swasta.
“Kita cari terus, kita dorong terus,” ucap dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang