Prabowo Tandatangani Perpres Pembentukan Ditjen Pesantren

idxchannel.com
7 jam lalu
Cover Berita

Prabowo menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) tentang pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren

Prabowo Tandatangani Perpres Pembentukan Ditjen Pesantren (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) tentang pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren sebagai upaya memperkuat peran dan dukungan negara terhadap pesantren di Indonesia.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama Thobib Al Asyhar mengatakan, saat ini Kementerian Agama tengah mematangkan struktur organisasi dan tata kerja Ditjen Pesantren. Thobib memastikan bahwa proses pematangan ini bertujuan untuk mendalami seluruh kebutuhan dunia pesantren secara komprehensif.

Baca Juga:
Trump Sebut Jatuhnya Jet AS Tak Akan Pengaruhi Negosiasi dengan Iran: Kita Sedang Berperang

“Kita mencoba mendalami semua kebutuhan pesantren agar tidak ada yang tertinggal. Setidaknya ada tiga fungsi utama yang menjadi fokus, yaitu pendidikan, pemberdayaan, dan dakwah,” kata Thobib dalam keterangannya, dilihat Sabtu (4/4/2026).

Dalam rancangan yang disusun, Ditjen Pesantren diproyeksikan memiliki lima direktorat strategis, yakni: Direktorat Pendidikan Muadalah, Diniyah Formal, dan Kajian Kitab Kuning; Direktorat Pendidikan Ma’had Aly; Direktorat Pendidikan Diniyah Takmiliyah dan Pendidikan Al-Qur’an; Direktorat Pemberdayaan Pesantren; serta Direktorat Pengembangan Dakwah Pesantren. Setiap unit disebut dirancang saling melengkapi dengan dasar kebutuhan riil di lapangan.

Baca Juga:
Menkraf Sebut Bandara Dapat Dimanfaatkan sebagai Etalase Karya Kreatif Nasional

Thobib menilai pesantren memiliki potensi besar sebagai sumber daya nasional, baik dari sisi pendidikan, ekonomi, pemberdayaan, maupun dakwah. Salah satu contoh yang disoroti adalah program Beasiswa Santri Berprestasi yang dinilai telah melahirkan lulusan pesantren yang mampu bersaing di perguruan tinggi umum.

Namun demikian,  Thobib menyebutkan bahwa masih terdapat pesantren yang menghadapi keterbatasan sarana dan sumber daya, meskipun tetap berjalan berkat komitmen dan keikhlasan pengelolanya.

Baca Juga:
Hadapi Potensi El Nino, Pemerintah Pastikan Stok Cadangan Pangan Lebih Kuat

“Dengan adanya Ditjen Pesantren, diharapkan simpul-simpul pesantren dapat semakin bergerak dan mendapat dukungan lebih baik, termasuk dalam hal sarana prasarana, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan dakwah,” ujarnya.

Pembentukan Ditjen Pesantren  yang semula setingkat eselon 2 menjadi eselon 1 adalah cermin komitmen negara dalam memperkuat peran pesantren sebagai lembaga pendidikan dan komunitas yang berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

Baca Juga:
Kemenag Instruksikan Layanan Publik Tetap Optimal Meski WFH

“Semakin besar organisasi, semakin besar pula perhatian yang diberikan, termasuk untuk memastikan pesantren dapat berkembang lebih kuat di masa mendatang,” katanya.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prediksi Skor Southampton vs Arsenal: Head to Head, Susunan Pemain
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Ciri Kepribadian Orang yang Nggak Malu Pakai Baju Itu-itu Saja
• 23 jam lalubeautynesia.id
thumb
Presiden Prabowo Doakan Sukses, Mahasiswa Indonesia di Korea Sangat Terkesan
• 9 jam lalujpnn.com
thumb
BPKP Tegaskan Kerugian Rp 1,5 T di Kasus Chromebook Nyata, Bukan Asumsi & Prediksi
• 18 jam lalujpnn.com
thumb
China All In ke Indonesia, Investasi Terbesar di Asia!
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.