Banjir Terjang Donggala, BPBD Sulteng Catat 552 Rumah Warga Terdampak di Sirenja dan Balaesang

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah mencatat sebanyak 552 unit rumah warga terdampak banjir di Kecamatan Sirenja dan Balaesang, Kabupaten Donggala, akibat hujan deras yang terjadi pada Jumat (3/4/2026) sore.

Ratusan Rumah Terendam dan Fasilitas Umum Terdampak

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Sulteng Asbudianto mengungkapkan bahwa dari total tersebut, sebanyak 522 rumah terendam di Kecamatan Sirenja yang tersebar di sejumlah desa.

"Rumah terendam itu mencapai 522 unit yang tersebar di Desa Balentuma, Tompe, Lompio, Tanjung Padang, Dampal, Tondo dan Lende Tovea termasuk SDN 3 Lende Tovea serta Kantor desanya, sementara itu terdapat 30 rumah di Desa Labean Kecamatan Balaesang terendam banjir," ungkapnya.

Ia menjelaskan banjir dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak siang hingga sore hari sehingga menyebabkan sungai meluap.

Upaya Penanganan dan Kebutuhan Mendesak di Lokasi

BPBD Sulteng menyebutkan kebutuhan mendesak saat ini berupa alat berat untuk normalisasi sungai di Sirenja serta pembangunan bronjong dan drainase di Balaesang.

"Untuk kebutuhan mendesak di wilayah Sirenja berupa alat berat dan normalisasi sungai, serta di wilayah Balaesang membutuhkan pembuatan bronjong dan drainase," ujarnya.

Asbudianto memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, sementara jumlah pengungsi masih dalam proses pendataan.

"BPBD Sulteng dan Pusdalops Kabupaten Donggala terus berkoordinasi untuk mengambil langkah-langkah mengatasi banjir tersebut," katanya.

Sementara itu, Bupati Donggala Vera Elena Laruni menyatakan pihaknya telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum untuk berkoordinasi dengan BPBD dalam pengerahan alat berat ke lokasi terdampak.

"Memang laporan yang masuk, hujan sudah berhenti dan air telah surut tapi penggunaan alat berat di Sirenja penting dalam upaya normalisasi sungai sehingga ke depan tidak terjadi kembali banjir tersebut," ujarnya.

Sebagai informasi tambahan, kondisi air dilaporkan telah berangsur surut meskipun penanganan lanjutan masih terus dilakukan oleh pihak terkait.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BMKG Bandung: Jawa Barat Diguncang 111 Kali Gempa selama Maret 2026
• 7 jam laluliputan6.com
thumb
Perputaran Uang Pariwisata Kabupaten Bandung Tembus Rp31,6 Miliar Selama Libur Lebaran 2026
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Perang AS-Israel vs Iran Bikin Harga Pangan Global Melambung
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Industri K-pop di Persimpangan Politik Global
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Loud Budgeting ala Shopee: Jurus Jitu Smart Spending untuk Gaya Hidup Hemat di Era Digital
• 15 menit laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.